Suara.com - Presiden Donald Trump mengganti manajer kampanye di detik-detik terakhir jelang pemilu AS. Hal ini cukup mengejutkan, mengingat mereka tak punya banyak waktu untuk berbenah.
Menyadur New York Times, manajer kampanye yang lama, Brad Parscale digantikan oleh Bill Stepien. Baik Brad maupun Bill memiliki riwayat pekerjaan yang cukup baik dengan Donald Trump.
Keduanya adalah orang-orang lawas yang sudah bekerja untuk pemenangan Trump sejak pemilu sebelumnya.
Brad Parscale digeser jadi penasihat senior urusan operasi data dan digital sedangkan Bill Stepien naik jabatan dari wakil jadi manajer kampanye.
"Saya senang mengumumkan bahwa Bill Stepien telah dipromosikan menjadi manajer kampanye Trump. Brad Parscale, yang telah bersama saya untuk waktu yang sangat lama memimpin strategi digital dan data kami yang luar biasa," jelas Trump.
Perombakan dilakukan seiring dengan popularitas Trump yang menurun jelang pemilihan presiden pada bulan November. Dalam berbagai jajak pendapat, posisi Trump semakin hari semakin lemah dibandingkan pesaingnya, Joe Biden.
Bill Stepien akan bekerja kembali dengan Jason Miller, ahli komunikasi dan strategi yang dulu berhasil membawa Trump dalam kemenangan. Bill Stepien juga dianggap sosok yang rendah hati dan itu disukai oleh Trump.
Sebelumnya, Brad Parscale mendapat nilai merah dari Trump ketika kampanye mereka di Tulsa sepi pengunjung karena diboikot para penggemar K-Pop.
Melalui media sosial, penggemar grup musik asal Korea Selatan ini menyerukan warganet untuk ramai-ramai memborong tiket kampanye tapi menyarankan mereka untuk tidak berangkat.
Baca Juga: Zonk! Pengguna TikTok Beli Tiket Kampanye Trump tapi Ogah Berangkat
Parscale sesumbar bahwa hal itu tak akan menghalangi kampanye bersejarah ini. Ia dan timnya mengaku sudah mengatasi hal ini dengan baik dan mengejek balik penggemar K-Pop.
Namun ketika hari kampanye tiba, Donald Trump mendapati gedung kosong dengan baliho-baliho nganggur tanpa kehadiran penonton. Ia dikabarkan marah besar atas kejadian ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
DPR Resmi Masukkan Anggaran Makan Bergizi Gratis ke Pos Pendidikan, Segini Angkanya!
-
KPK Ungkap Uang Hasil Korupsi Bea Cukai Diduga Dipakai untuk Beli Mobil Operasional
-
Polda NTB Telusuri Identitas Asli Bandar B Alias Boy, Diduga Suap AKBP Didik Rp1,8 Miliar
-
KPK Tahan Kasi Intel Bea Cukai Budiman Bayu, Diduga Terima Gratifikasi Rp 5,19 Miliar
-
Belum Teridentifikasi, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal
-
KPK Tahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Budiman Bayu Jadi Tersangka ke-7 Kasus Impor Barang KW
-
2 Tahun Penjara Menanti! Delpedro Cs Dituntut Jaksa Terkait Kerusuhan Demo Agustus 2025
-
Gubernur Kaltim Beli Mobil Dinas Mewah Rp 8,5 Miliar Di Tengah Efisiensi , Ini Respons Golkar!
-
Dissenting Opinion di Kasus Korupsi Minyak Pertamina: Hakim Mulyono Ragukan Unsur Kerugian Negara
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Lima Koper Berisi Uang Rp5,19 Miliar Korupsi Bea Cukai