Suara.com - Di tengah ramainya pro-kontra soal reklamasi kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Gerindra DKI Jakarta mengadakan acara bersepeda bersama partai-partai lain di kawasan Ancol.
Namun acara ini dibantah memiliki tujuan untuk melobi partai lain demi memuluskan proyek itu.
Acara bertajuk Gowes sehat ini diadakan Gerindra dengan mengundang sejumlah fraksi partai DPRD DKI seperti Golkar dan PAN. Acara bersepeda bersama ini dilakukan dengan mengitari kawasan Ancol pada Minggu (19/7/2020) pagi.
Ketua DPD Gerindra DKI Mohamad Taufik mengatakan acara ini bertujuan untuk mengampanyekan politik sehat bersama partai -partai di DPRD DKI Jakarta. Namun ia membantah ada tujuan khusus untuk mendukung reklamasi ancol lewat kegiatan ini.
"Saya minta (acara ini) tidak ditafsirkan apa-apa. Ini adalah untuk Jakarta sehat. Sehat lahir, sehat batin, sehat politik," ujar Taufik usai bersepeda di lokasi, Minggu (19/7/2020).
Pekan lalu, Taufik juga mengadakan acara bersepeda bersama partai PDI-P dan Demokrat. Ia juga berencana mengajak PSI dan Nasdem untuk gowes bareng di kawasan Kota Tua pekan depan.
"Saya mau undang PSI, Nasdem untuk bersepeda, politik sehat," kata Taufik.
Ketika ditanya soal reklamasi Ancol, Taufik secara gamblang menyatakan dukungannya. Ia menyebut proyek ini memang banyak ditentang karena itu diperlukan politik sehat untuk membahasnya bersama.
"Orang menyebut reklamasi Ancol, kehidupan orang terganggu itu mesti dibuktikan, yang terganggu di mana? Ancol itu sampai Marina enggak ada nelayan, memang area rekreasi, sama sedikit pelabuhan, jadi di situ politik sehat berdebat dengan dialog," jelasnya.
Baca Juga: Wagub DKI dan Gerindra Kompak Bantah Mainkan Isu Agama Demi Reklamasi Ancol
Beda dengan Taufik, perwakilan PAN yang ada di lokasi, Abraham Lunggana atau biasa dikenal Haji Lulung terang-terangan menjadikan agenda ini sebagai ajang kampanye mendukung reklamasi Ancol. Ia bahkan mengenakan pakaian bertuliskan "Reklamasi untuk Rakyat" selama bersepeda.
"Jadi saya ke ancol nih setengah politis juga. Bawa tagline, reklamasi untuk rakyat. Kalau orang yang dukung Anies sampai hari ini komitmen," tutur Lulung.
Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria yang ikut hadir juga menyebut politik sehat yang diusung acara ini sebagai bentuk kedewasaan dalam menjalankan tatanan pemerintahan. Meski diselipkan tujuan lain seperti kampanye reklamasi Ancol oleh Haji Lulung, menurutnya hal ini bisa dimaklumi.
"Silahkan masing-masing bebas membawa ide dan gagasan, seperti Haji Lulung, semua punya kepentingan bersama, kepentingan baik," pungkas Riza.
Berita Terkait
-
Bongkar Nasib Khoirudin Usai Tak Jabat Ketua DPRD DKI, PKS: Dapat Amanah Lebih Besar di DPP
-
BBM Naik, Tren Bersepeda Melesat: Saatnya Beralih ke Transportasi Hemat dan Sehat
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Jakarta Lengang, Saleh Husin dan Pramono Anung Gowes 60 Km Bakar Lemak Usai Libur Lebaran
-
Mau Belikan Sepeda untuk Anak Perempuan? Ini Tips Memilih dan 5 Pilihan yang Layak Dicoba
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!