Suara.com - Dua hari belakangan, media sosial gempar dengan adanya meme "Klepon tidak islami". Jajanan tradisional yang digemari berbagai kalangan itu diklaim tidak islami sehingga perlu segera ditinggalkan.
Tak jelas siapa orang pertama yang mengunggah meme tersebut. Namun, fotonya terlanjur tersebar luas di media sosial hingga memicu keributan.
"Yuk tinggalkan jajanan yang tidak islami dengan cara membeli jajanan islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami," demikian keterangan dalam meme.
Tak hanya itu, dalam meme tersebut, nama Abu Ikhwan Aziz juga tercatut di pojok kanan bawah. Publik pun bertanya-tanya siapa sebenarnya Abu Ikhwan Aziz? Apakah ia seorang pengusaha atau nama tersebut merujuk pada nama toko kurma?
PENJELASAN
Dikutip dari Solopos.com -- jaringan Suara.com, tercatat ada tiga akun Facebook yang paling awal mengunggah meme tersebut. Ketiganya masing-masing adalah Islah Bahrawi, Erma Retang, dan Erwin Rabani II. Sementara itu, di platform Twitter, akun bernama @Irenecutemom menjadi akun pertama yang mengunggah gambar tersebut.
Untuk situs online, website suaraislam.co adalah situs pertama yang mengulas meme "Klepon tidak islami". Mereka menerbitkan tulisan berjudul "Astaghfirullah! Kelompok Ini Sebut Kue Klepon Tidak Islami dan Harus Dijauhi" yang merujuk pada fenomena tersebut.
Dari hasil penelusuran Solopos.com, gambar yang digunakan sebagai meme "Klepon tidak islami" pertama kali diunggah oleh Pinot Dita di flickr.com pada tanggal 16 September 2008. Foto tersebut diunggah dengan judul "[Indonesian Food] Klepon - Sweet Rice Balls Stuffed with Coconu Sugar".
Nama Abu Ikhwan Aziz sendiri jika dicari melalui peramban Google hanya merujuk pada artikel-artikel yang sebelumnya mengulas tentang kemunculan meme "Klepon tidak islami". Tidak ditemukan sosok individu atau nama toko kurma yang berafiliasi dengan nama tersebut.
Baca Juga: Heboh Klepon Tak Islami, Gus Ma'ruf: Masukkan Biji Kurma, Langsung Islami
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka kemunculan meme "Klepon tidak islami" ditengarai sebagai false flag. Tidak jelas apa motif dari adanya meme tersebut dan sosok Abu Ikhwan Aziz yang tercatut di dalam meme juga tidak dapat ditemukan.
Jajanan kue klepon sendiri sudah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan para ulama juga tak melarang umat muslim mengonsumsi makanan tersebut karena bahan-bahannya halal. Hal ini dibuktikan dengan pernyataan dari Ketua MUI Kabupaten Pasuruan, KH Nurul Huda.
"Klepon itu makanannya orang-orang zaman dahulu, orang islam zaman dahulu di Pasuruan. Itu makanan halal, kalau halal ya islami. Bahan-bahannya juga halal, sama seperti jemblem," kata K.H. Nurul Huda, Selasa (21/7/2020).
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah PSG Ingin Rekrut Bek Timnas Indonesia Jay Idzes?
-
Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?
-
Cek Fakta: Benarkah Gal Gadot Dilabrak Dua Lipa di Toilet Acara Met Gala karena Seorang Zionis?
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru