Suara.com - Pembuatan depo atau tempat parkir angkutan massal kereta Moda Raya Terpadu (MRT) fase 2b menuai sorotan karena memilih membangun di kawasan Ancol Barat. Padahal ada beberapa opsi lahan yang bisa dipakai, salah satunya adalah Ancol Timur atau lahan hasil reklamasi.
Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan setelah tidak jadi menggunakan Kampung Bandan, pihaknya membuat opsi lahan yang cocok menjadi depo. Ada tiga yang muncul, yakni lahan stasion BMW, Ancol Barat, dan Ancol Timur.
Namun dalam kajiannya, Stadion BMW gugur karena rencananya bersinggungan dengan proyek pembuatan stadion Jakarta International Stadium (JIS). Akhirnya hanya opsi Ancol Barat dan Timur yang paling memungkinkan.
Setelah itu, pihaknya melakukan kajian terhadap dua lokasi itu. Ancol Barat dinilai cocok karena memiliki lahan luas bekas pabrik PT Asahimas Flat Glass.
"Ancol Barat luas ada lahan Asahimas yang akan ditinggalkan karena bukan kawasan industri lagi dan luas efektifnya bisa dipakai semua. Relatif bagus, sudah dipagari dan konsolidasi lahan sudah bagus," ujar William saat rapat bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta, Rabu (22/7/2020).
Sementara untuk kawasan Ancol Timur, lahan yang tersedia hanya 12 hektare hasil reklamasi. Menurutnya luasnya tidak mencukupi jika menjadi depo.
Selain itu bentuk lahan juga disebutnya akan menyulitkan kereta untuk bergerak. Kondisi tanah hasil reklamasi juga disebutnya belum memiliki kualitas yang baik.
"Ada lahan sedang reklamasi saat itu tapi luas reklamasi hanya 12 hektare. Untuk buat depo harus punya lahan persegi karena butuh track yangg panjang. Di Ancol Timur, lehernya kecil sekali dan menyulitkan untuk manuver kereta," tuturnya.
Kualitas lahan Ancol Barat juga disebutnya lebih baik karena tanah merupakan bekas pabrik yang sudah diperkuat. Dibandingkan Ancol Timur yang tidak terlalu kokoh, untuk memperkuatnya akan membutuhkan biaya tambahan.
Baca Juga: Lahan Depo MRT Fase 2 Dikuasai Pihak Ketiga, DKI Bisa Sewa Tanah Sendiri
Pihaknya juga sudah membuat kajian seperti perkiraan jumlah penumpang, lokasi strategis dekat pintu Ancol, dan analisa lainnya. Hasilnya Ancol Barat dinilai paling efisien dan sudah diajukan ke Kementerian Perhubungan.
"Kemdian Gubernur bersurat ke Menhub bulan lalu untuk sampaikan permohonan persetujuan trase dan depo," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Lahan Depo MRT Fase 2 Dikuasai Pihak Ketiga, DKI Bisa Sewa Tanah Sendiri
-
BUMD DKI Diduga Oper-operan Lahan di Ancol, DPRD: Itu Pemborosan Anggaran
-
Nekat Nge-vape di Dalam MRT, Tiga Remaja Singapura Ditahan Polisi
-
Ingin Bangun Depo untuk MRT fase 2B, Pemprov DKI Butuh Dana Rp 1,5 Triliun
-
Bukan untuk Reklamasi Ancol, Tanah Galian Proyek MRT Dibuang ke TPU
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!