Suara.com - Seorang lelaki di India nekat menembak ibunya hanya karena kesal dipanggil berulang kali untuk menyantap makan malam.
Menyadur Times of India, Manju Devi tewas usai ditembak tepat di kepalanya oleh putranya sendiri, Angad Yadav.
Ibu berusia 55 tahun ini sempat menjalani perawatan selama 60 jam di rumah sakit, namun nyawanya akhirnya tak terselamatkan. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Universitas Patna pada Jumat (24/7) sekitar pukul 14.00 siang.
Insiden yang terjadi di desa Sitapur, Patna, ini bermula ketika Devi menyuruh anaknya masuk ke rumah untuk makan malam lantaran waktu sudah larut, sekitar pukul 22.30 malam.
Tak disangka, pria berusia 21 tahun ini rupanya kesal lantaran dipanggil beberapa kali oleh sang ibu. Menurutnya, hal tersebut menganggu dirinya yang saat itu tengah berbincang dengan teman-temannya di luar rumah.
Sejurus kemudian, ia langsung mengarahkan tembakan yang membuat peluru bersarang di kepala Devi.
"Dia mengeluarkan pistol lalu menembak ibunya yang berada di dalam rumah," ujar keterangan ayah Angad, Rambalak Yadav.
Kepada polisi, Rambalak mengatakan anaknya merupakan seorang pencandu narkoba dan kerap mengancam ia dan istrinya.
"Dia (Angad) telah berteman dengan beberapa orang nakal di desa. Ia bahkan menjadi pencandu narkoba karena lingkaran pertemannya yang buruk," beber sang ayah.
Baca Juga: Gadis 14 Tahun Dilecehkan di Pusat Karantina Covid-19, Pelaku Sesama Pasien
"Setiap kali kami mencoba membuatnya mengerti, putra kami tidak mengindahkan dan malah marah serta mengancam akan membunuh kami," sambungnya.
Angad kemudian ditangkap oleh kepolisian setempat pada Rabu (22/7). Satu pistol yang digunakan dalam insiden ini berhasil diamankan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!