Suara.com - PT Media Nusantara Citra (MNC) membenarkan kabar satu pegawainya positif terpapar virus covid-19. Hasil itu didapat dari tes swab dan rapid yang dilakukan secara reguler di kantor MNC.
"MNC sedang melakukan swab test dan rapid test reguler untuk karyawan, ada satu karyawan yang dinyatakan positif," kata Direktur Corporate Secretary MNC Group, Syafril Nasution dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (25/7/2020).
Syafril mengatakan, satu orang yang dinyatakan positif terpapar covid-19 itu langsung dibawa untuk diisolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet.
Seusai 1 pegawai terpapar corona, MNC langsung melakukan tracing kepada pegawai lain yang pernah melakukan kontak langsung.
"Penyemprotan disinfektan juga akan dilakukan untuk ruang meeting dan workstation lainnya pada Sabtu (25/7/2020) dan Minggu (26/7/2020)," tuturnya.
Lebih lanjut, Syafril mengatakan MNC akan terus melakukan rapid test secara reguler. Jika ada yang reaktif akan ditindak lanjuti secara serius.
Sebelumnya diberitakan, beredar di kalangan wartawan informasi mengenai adanya seorang pegawai perusahaan PT Media Nusantara Citra (MNC) terpapar virus Covid-19.
Salah satu penyebabnya adalah karena kantor yang bergerak di bidang komunikasi ini tidak menerapkan protokol kesehatan.
Mengenai hal ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi, Andri Yansyah mengaku sudah mendapatkan informasi terkait adanya pegawai yang positif corona. Ia langsung mengirimkan petugas untuk menginspeksi kantor itu.
Baca Juga: Karyawan Diduga Terpapar Corona, Pemprov DKI Sidak Kantor MNC
"Lagi ada pemeriksaan, sidak, saya juga nunggu teman-teman yang lakukan penyidakan, nanti diinformasikan ya," ujar Andri saat dihubungi Suara.com, Jumat (24/7/2020).
Meski mengaku sudah mendapatkan informasi tersebut, ia belum mau memastikan adanya pegawai yang terpapar. Ia masih menunggu hasil inspeksi yang dilakukan bawahannya.
"Ya itu baru kami dapat informasi (ada pegawai positif), makanya kami lakukan penyidakan. Bukan saya yang ke sana," katanya.
Berita Terkait
-
Donald Trump Gusur Kuburan di Bogor untuk Bangun Lapangan Golf dan Resor
-
Kena Blacklist, Nikita Mirzani Bongkar Honor dari MNC Group
-
Nikita Mirzani Sempat Kepikiran Buat Laporin Starpro MNC ke Polisi
-
Hary Tanoesoedibjo Beli Rumah Donald Trump Seharga Rp 193 Miliar
-
Berikut Jadwal Liga Inggris dan Siaran Langsung Pekan ke-26
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Kapolri Tinjau Stasiun Yogyakarta: Arus Mudik 2026 Meningkat, Angka Kecelakaan Turun 40 Persen
-
Ini Pangkat dan Jabatan 4 Prajurit BAIS TNI Pelaku Teror Air Keras ke Aktivis KontaS
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal