Suara.com - Belum lama ini publik sempat digegerkan dengan penampilan Pasha Ungu yang merubah warna rambutnya menjadi pirang. Hal ini teradi lantaran Pasha Ungu atau yang memiliki nama lengkap Sigit Purnomo Syamsuddin Said ini adalah seorang Wakil Wali Kota Palu.
Rambut pirang Pasha ungu menjadi viral setelah mantan vokalis ini mengunggah fotonya di akun Instagram pribadinya yaitu @pashaungu_vm. Dalam unggahan tersebut terlihat Pasha Ungu menggunakan seragam PNS dan sedang menerima tamu dari DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara.
Hal ini menjadi sorotan publik serta menuai kritik lantaran status Pasha Ungu sebagai pejabat publik yang seharusnya memberikan contoh kepada masyarakat.
Sebenarnya apakah mengecat rambut yang dilakukan oleh seorang PNS atau ASN termasuk melanggar aturan?
Berdasarkan Permendagri Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pakaian Dinas Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah yang dibuat oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatur secara detail mengenai jenis pakaian ASN, atribut termasuk masalah rambut.
Tercantum dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pakaian Dinas Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah yaitu pada pasal 24 yang berisi:
ASN di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah wajib:
a. berpakaian dinas dengan atribut lengkap;
b. rambut dipotong pendek rapi dan sesuai dengan etika bagi Pria; dan
c. tidak mewarnai rambut yang mencolok.
Dalam pasal 25 sudah tercantum terkait ketidak patuhan ASN terhadap peraturan yang akan mendapatkan sejumlah sanksi asministratif berupa:
a. a. teguran lisan paling banyak 3 (tiga) kali oleh atasan
langsung; dan
b. teguran tertulis paling banyak 2 (dua) kali oleh Majelis
Kode Etik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dengan adanya hal ini Pasha Ungu pun angkat bicara, di balik rambut pirangnya.
Pasha Ungu mengaku tidak mempunyai kapasitas untuk menilai apakah tindakannya ini benar atau termasuk kategori tindakan yang keliru.
Baca Juga: Rambut Pirang Pasha Ungu Disorot, Kemendagri dan DPRD Angkat Bicara
Di balik perubahan warna rambunya dari hitam menjadi kuning karena Pasha Ungu sedang menjalani syuting video klip untuk kolaborasi bersama band Fladica.
Pasha Ungu tidak memungkiri karena ia adalah salah satu orang yang berkecimpung dalam industri hiburan, maka hal yang ia lakukan sebagai sebuah ciri khas yang berbeda untuk ditonjolkan.
Tag
Berita Terkait
-
Gaji ke-13 ASN 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal dan Aturan Resminya
-
Gus Ipul Pecat PNS Kemensos Meski Data Absen Selalu Hadir
-
Gus Ipul Pecat PNS Kemensos Meski Data Absen Selalu Hadir, Ternyata Ini Triknya!
-
3 Pendamping PKH Kemensos Dipecat, Gus Ipul Sentil ASN Sia-siakan Kesempatan
-
Diskon Tol Pilih Kasih: Ketika PNS Senyum, Anak Swasta Gigit Jari
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi