Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa pandemi virus Corona kemungkinan akan berlangsung lebih lama dari yang diharapkan.
Menyadur Barrons, Minggu (2/8/2020), pernyataan itu disampaikan WHO setelah mereka menggelar rapat darurat untuk mengevaluasi krisis kesehatan yang terjadi selama enam bulan terakhir ini.
Dalam rapat yang berlangsung Jumat (31/7/2020), WHO menyoroti kemungkinan bakal panjangnya durasi pandemi virus Corona.
Mereka memperingatkan bahwa kondisi itu bakal menimbulkan kelelahan tanggapan dari berbagai negara lantaran banyaknya tekanan sosial-ekonomi.
"WHO terus menilai tingkat risiko global COVID-19 menjadi sangat tinggi," tulis pernyataan WHO dikutip dari Barrons, Minggu (2/8/2020).
Menyadur Worldometers.info, pandemi virus Corona telah menginfeksi sekitar 18 juta orang di seluruh dunia, di mana jumlah kematian mencapai 668 ribu lebih.
Kondisi itu membuat 17 anggota dan 12 penasihat WHO dalam rapat, sepakat bahwa virus Corona masih merupakan darurat kesehatan masyarakat internasional (PHEIC).
Kali pertama WHO mengumumkan pandemi Covid-19 sebagai PHEIC adalah pada 30 Januari lalu, di mana hal itu merupakan alarm krisis kesehatan tertinggi dari organisasi kesehatan dunia tersebut.
"Sungguh menyedihkan untuk berpikir bahwa enam bulan lalu, ketika Anda merekomendasikan saya menyatakan PHEIC, ada kurang dari 100 kasus dan tidak ada kematian di luar China," kata Direktur jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Baca Juga: Tinjau Labsekda Rawasari, Anies Apresiasi Nakes Uji Sampel Tes Covid-19
"Pandemi adalah krisis kesehatan sekali dalam seabad, yang dampaknya akan terasa selama beberapa dekade mendatang."
Berita Terkait
-
Alami Gejala Virus Corona Covid-19, Ternyata Remaja Ini Idap Kanker!
-
Pasien Virus Corona 73 Tahun Ini Akhirnya Sembuh Setelah 4 Bulan Dirawat!
-
Perlukah Tes Virus Corona saat Merasa Tidak Enak Badan? Ini Saran Ahli!
-
Jangan Abaikan Kebersihan Soft Furniture di Tengah Kondisi Pandemi
-
Opie Kumis Pastikan di Lingkungannya Belum Ada Orang Terjangkit Covid-19
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi