Teguh menambahkan, pada tanggal 27 Juli 2020, dia berangkat ke Bangka dalam rangka mempertanyakan kesepakatan antara dia Haridi dan Arham Naning pada tanggal 13 Maret 2020 di kantor Lurah Jerambah Gantung.
"Saya undang Haridi, saya telepon saya WA, begitu juga Arham Naning tapi mereka nggak mau datang dan nggak mau ketemu. Bekangan diketahui, setelah puasa si Haridi telah menunjuk Amrullah untuk mengantikan dia sebagai ketua. Kemudian dia (Haridi) mundur dari ketua masjid. Pergantian itupun tidak ada koordinasi sama sekali."
Sebelum masjid ditutup, Teguh mengaku sempat melakukan rapat bersama pengurus masjid yang difasilitasi Ketua Rukun Tetangga (RT).
"Saya menghubungi Araham tidak ada jawaban, kemudian saya minta tolong ketua RT untuk memfasilitasi bertemu lah di masjid. Di masjid itu, sebenarnya kami ingin menagih janji dia. Karena dari kepengurusan sudah ada kesepakatan untuk mengembalikannya kepada saya," katanya.
Terkait dengan adanya tulisan penutupan masjid Al Amanah dan adanya pemberitaan di media online, Teguh menyatakan itu sengaja dibuat seseorang.
Diberitakan sebelumnya, warga Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sempat dibuat heboh dengan di tutupnya masjid Al- Amanah Jalan Kampak Kelurahan Jerambah Gantung Kecamatan Gabek.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang Abdul Rohim mengatakan, perbedaan aliran pengurus dan pemilik masjid menjadi pemicu ditutupnya masjid tersebut oleh warga.
"Itu karena masalah aliran, ada aliran seperti biasa seperti kita dikampung (pengurus..red) dan ada aliran yang salafih (pemilik masjid)," ujar Rohim, Minggu (2/8/2020).
Dijelaskan Rohim, untuk status masjid sendiri merupakan milik pribadi bukan masjid wakaf. Akibat perbedaan aliran itu, pemilik masjid berencana mengambil alih kepengurusan namun mendapat protes dari warga.
Baca Juga: Heboh Masjid di Pangkalpinang Ditutup, Gara-gara Beda Aliran
"Nah, kebenaran masjid itu bukan masjid wakaf melainkan masjid milik pribadi. Jadi pemilik masjid ini kebetulan orang salah pilih pengurus, jadi diambil alih lah masjid itu, masyarakat protes dan tidak mengasih jika masjid digunakan untuk aliran Salafiah," jelas Rohim.
Dikatakan Rohim, tidak ada aliran yang menyimpang dalam masalah ini, akan tetapi masyarakat belum bisa menerima jika masjid yang menjadi tempat mereka menjalankan salat lima waktu harus diambil oleh aliran Salafiah yang mereka angap aliran keras.
"Masyarakat yang ada disekitar lokasi mayoritas memiliki aliran seperti pada masyarakat umum. Mereka keberatan keberatan jika masjid digunakan untuk aliran Salafiah. Sudah di mediasi, masjid sudah dibuka, subuh tadi sudah berjalan," katanya.
Kontributor : Wahyu Kurniawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan
-
Kesadaran Jaminan Hari Tua: Jangan Jadikan Anak sebagai Dana Pensiun
-
Jakarta Akan Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Link Live Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya
-
Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran
-
Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun
-
Lengkap! Daftar Nama Anggota Paskibraka Nasional 2026 di Istana Negara
-
Daftar Harga HP Infinix Agustus 2026, Lengkap Seri Gaming hingga Entry Level
-
Bantuan Sembako dari Presiden Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT
-
BRI Peduli Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores