Suara.com - Sepasang suami istri di Provinsi Lampung terkonfirmasi positif terjangkit virus Corona (Covid-19). Pasutri merupakan dua dari delapan yang mengidap Covid-19 dari hasil tes swab.
Juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung Reihana seperti dikutip Suara.com dari Sinarlampung.co, Senin (3/8/2020) menjelaskan, dari data per Minggu (2/8/2020), kemarin, ada penambahan 8 pasien terdiri, 2 orang dari Bandar Lampung dan 6 orang dari Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar). Total pasien terkonfirmasi positif Covid-19, berjumlah 271 orang.
Pasien pasutri itu adalah YY berjenis kelamin laki-laki asal Kota Bandar Lampung. Pasien bernomor 264 itu bersama istrinya H (45) pasien nomor 265 sempat melakukan perjalanan ke Jakarta untuk melayat keluarganya yang meninggal dunia. Riwayat perjalanan pasutri itu adalah 23 hingga 25 Juli.
Seusai kembali ke Bandarlampung, YY dan H pada 1 Agustus berinisiatif melakukan test swab di RSUDAM Lampung. Ia dinyatakan positif Covid-19 hasil swab 1 Agustus. Kondisi pasien sehat dan melakukan isolasi mandiri.
Enam Pasien Hasil Tracing Karyawan Swasta
Sedangkan 6 pasien dari Pesisir Barat yaitu; pasien nomor 266 atas nama AM (23) laki-laki. Ia merupakan pasien hasil tracing dari pasien nomor 254 inisial TT, merupakan karyawan perusahaan swasta warga Bandar Lampung yang telah meninggal dunia.
TT terkonfirmasi positif Covid-19, hasil Swab tanggal 1 Agustus 2020, kondisi sehat dan menjalani isolasi mandiri di mess perusahaan. Hal yang sama dialami pasien No.267 atas nama HA (55) laki-laki, juga hasil tracing pasien No.254 juga merupakan karyawan sebuah perusahaan swasta di Pesisir Barat .
Begitu juga pasien nomor 268 nama J (40) laki-laki, juga hasil traching pasien 254, juga karyawan perusahaan swasta di Pesibar. Hal yang sama juga terjadi pada pasien nomor 269 atas nama IS (50), laki-laki juga hasil tracing pasien nomor 254.
Begitu juga pasien nomor 270 atas nama A.L (42), laki-laki juga hasil tracing pasien 254 merupakan karyawan perusahaan swasta.
Baca Juga: Sering Beraktivitas di Luar Rumah, Tommy Kurniawan Rutin Rapid Test
Pasien terakhir, nomor 271 atas nama DC (23) laki-laki juga merupakan hasil tracing pasien nomor 254, karyawan sebuah perusahaan swasta. Kini semua karyawan perusahaan swasta yang terkonfirmasi positif dilakukan isolasi mandiri di mess perusahaan.
Diketahui, pasien nomor 254 berinisial TT. Laki-laki 68 tahun itu merupakan warga Bandar Lampung yang bekerja sebagai karyawan perusahaan swasta di Pesisir Barat. Tanggal 17 Juli, pasien berinisial TT itu dirawat di klinik medis dengan keluhan demam, sesak mual dan lemas.
Tanggal 27 Juli, pasien berobat ke rumah sakit swasta di Bandarlampung dan disarankan untuk rawat jalan.
Kemudian tanggal 28 juli, TT mengeluh sesak napas dan dibawa ke rumah sakit swasta di Bandarlampung, lalu dilakukan swab. Hasilnya, pasien terkonfirmasi positif covid-19 pada 29 Juli. Pasien langsung dirujuk ke rumah sakit milik pemerintah Provinsi Lampung. Tanggal 31 Juli, keadaan pasien memburuk. Lalu, pukul 10.46 WIB pasien meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Misteri Pria Hilang di Jaktim Berujung Tragis: Jasad Ditemukan Terkubur di Cikeas
-
Benarkah Naik Transportasi Umum Bisa Efektif Kurangi Emisi?
-
Alih-alih Hemat BBM, DPR Ingatkan Risiko 'Long Weekend'
-
Makna Kunjungan 'Tanpa Undangan' Anies ke Cikeas: Hanya Lebaran ke SBY atau Mau CLBK dengan AHY?
-
Konflik di Timur Tengah, Sekjen PBB: Perang Sudah di Luar Kendali
-
Arus Mudik Naik dan Kecelakaan Turun 16 Persen, Pemerintah Minta Pemudik Balik Lebih Awal
-
Rekaman Iran Tembak Jatuh Jet Tempur AS Tersebar, Kebohongan Militer Washington Mulai Terbongkar?
-
Wacana WFH Sehari untuk ASN: Pedang Bermata Dua bagi Ekonomi dan Energi
-
Iran Pertimbangkan Usulan Damai AS, Tapi Tolak Negosiasi Langsung!
-
Personel Gugur saat Ops Ketupat, Kakorlantas Polri Sampaikan Duka Mendalam