Suara.com - Seorang mayat hidup datang ke sebuah kantor Polisi di India, bukan mayat hidup sebenarnya namun hal ini yang terjadi sebenarnya.
Menyadur Gulf News, Rabu (5/8/2020), Polisi tertegun ketika seorang wanita yang sudah dinyatakan meninggal oleh anggota keluarganya datang ke kantor polisi di Uttar Pradesh.
Peristiwa itu terjadi setelah polisi di Ghaziabad Uttar Pradesh menemukan mayat seorang wanita dimasukkan ke dalam koper. Pihak kepolisian kemudian membagikan foto ke media sosial untuk mencari tahu siapa keluarganya.
Seorang wanita bernama Bundu dan putranya, Ismail dari Aligarh kemudian datang ke kantor polisi dan mengaku bahwa mayat tersebut adalah salah satu keluarganya yakni Warisha yang berusia 24 tahun.
Menurut mereka, Warisha hilang dari rumah mertuanya di Bulandshahr pada tanggal 23 Juli. Mereka kemudian membawa jenazah ke Aligarh, dan dimakamkan pada tanggal 29 Juli.
Namun, misteri itu semakin dalam ketika Warisha, yang dianggap sudah meninggal, datang ke kantor polisi di Aligarh dan menceritakan kisahnya.
Saat itulah polisi menyadari bahwa wanita di dalam koper itu adalah orang lain dan bukan Warisha seperti klaim Bundu dan anak laki-lakinya.
Menurut polisi, pernyataan Warisha akan dicatat di hadapan hakim dan alasan mengapa dia meninggalkan rumah mertuanya akan diselidiki.
Di Ghaziabad, identifikasi dilakukan oleh anggota keluarga Warisha, termasuk Ismail dan Bundu dan mayatnya diserahkan kepada mereka oleh petugas medis yang melakukan otopsi.
Baca Juga: Tewas Terikat di Ranjang Apartemen, Eks Suami Curiga AHO Dibunuh Sang Pacar
DNA dan visera mayat wanita dalam koper itu disimpan oleh pihak kepolisian Ghaziabad.
"Pejabat kami mendapatkan visera dan DNA dari almarhum... ini akan membantu kami dalam melacak identitas wanita yang mayatnya ditemukan di koper, sebuah kasus pembunuhan dan penghancuran bukti telah terdaftar dalam hal ini di Sahibabad," kata SSP Bulandshahr, Santosh Kumar Singh.
Akibat kejadian tersebut, Pihak Kepolisi Bulandshahr akan menyelidiki atas klaim ibu dan saudara laki-lakinya terhadap mayat yang ditemukan polisi.
"Kami mendakwa ibu dan saudara lelaki Warisha karena berusaha melibatkan iparnya dalam kasus kematian dengan mengidentifikasi secara keliru mayat seorang wanita yang ditemukan dalam sebuah koper di Ghaziabad pada 27 Juli.
"Kami telah menghapus sebagian laporan setelah ditemukan bahwa Warisha masih hidup, tuduhan lain sesuai pernyataan itu akan tetap sama," jelas Santosh Kumar Singh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel