Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri akan kembali mengumumkan sebanyak 75 bakal pasangan calon kepala daerah untuk Pilkada 2020 pada Selasa (11/8/2020) pukul 10.00 WIB.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan pengumuman calon bakal paslon kepala daerah gelombang ketiga ini akan disampaikan Megawati secara virtual
"Sesuai momentum Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-75, jumlah paslon yang diumumkan pun mengambil angka simbolik 75, setelah pengumuman sebelumnya mengambil angka simbolik 45," kata Hasto dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2020).
Salah satu nama yang ditunggu-tunggu dalam pengumuman gelombang ketiga ini adalah sang menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution yang diprediksi menjadi jagoan PDIP di Pilkada Medan didampingi Kader Partai Gerindra Aulia Rahman.
"Untuk Bobby, nantinya saya kira akan didampingi sosok kader muda dari Partai Gerindra," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumatera Utara (Sumut), Djarot Saiful Hidayat dalam keterangannya, Senin (10/8/2020).
PDIP nantinya umumkan calon kepala daerah yang diusung untuk Kota Medan juga kepala daerah untuk Kabupaten Asahan, Simalungun, Nias Utara, Sibolga, Binjai, dan Tanjung Balai.
Tidak hanya itu, juga akan diumumkan kepala daerah yang akan diusung untuk Kabupaten Labuhan Batu Utara, Toba, Karo, Pakpak Bharat, Humang Hasundutan, dan Nias Barat.
Sebelum ini, Megawati sudah mengumumkan 48 bakal paslon kepala daerah dari PDIP pada gelombang pertama 19 Februari 2020, kemudian mengumumkan 45 nama bakal paslon kepala daerah pada gelombang kedua 17 Juli 2020.
Pasangan anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa untuk Pemilihan Wali Kota Solo termasuk yang diumumkan Megawati pada gelombang kedua.
Baca Juga: Pidato Megawati di KLB Partai Gerindra: Kepakan Sayap Garuda, Ikut Berjuang
Tag
Berita Terkait
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Rocky Gerung Puji Pidato Megawati: Melampaui Politik Praktis!
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar