Suara.com - Hasil kelulusan jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bagi para mahasiswa baru telah diumumkan sejak pukul 15.00 WIB pada Jumat, (14/8/2020). Jika dinyatakan lulus, berarti tinggal selangkah lagi Anda masuk ke kampus impian.
Menurut live streaming konferensi pers yang disampaikan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tahun ini jumlah peserta yang lulus seleksi SBMPTN mencapai 167.653 orang. Lalu, setelah dinyatakan lulus apa yang harus dilakukan?
Tahapan berikutnya yang perlu dilakukan setelah dinyatakan lulus ialah registrasi atau daftar ulang di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang dituju. Setiap PTN memiliki kriteria dan persyaratan tersendiri yang harus dipenuhi oleh mahasiswa baru, tak terkecuali bagi tiga PTN favorit di Jawa Barat dan Yogyakarta seperti UGM, UNY dan Unpad.
Jika Anda dinyatakan lulus saat mendaftar di PTN UGM, UNY, dan UNS maka ada beberapa ketentuan yang harus dilakukan. Berikut persyaratan lengkapnya.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Bagi mahasiswa baru UNY yang lulus melalui jalur SBMPTN diwajibkan mengisi data terkait sosial ekonomi untuk menentukan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Pengisian data ini dimulai pada 14-17 Agustus 2020 di situs resmi UNY https://ukt.uny.ac.id/. Apabila calon mahasiswa tidak mengisi data sosial ekonomi maka akan dikenai biaya UKT tertinggi.
Setelah mengisi data, calon mahasiswa akan diinformasikan terkait besaran jumlah UKT yang harus dibayarkan pada 18 Agustus 2020 di situs resmi UNY. Pembayaran UKT bisa dilakukan di Bank BTN, BNI, Mandiri, BPD DIY dengan membawa nomor bukti pendaftaran
SBMPTN 2020.
Selanjutnya, pada tanggal 19-27 Agustus 2020 calon mahasiswa diwajibkan registrasi online di situs registrasi.uny.ac.id dengan memasukkan nomor pendaftaran SBMPTN dan membuat pin baru. PIN baru bisa diperoleh jika calon mahasiswa sudah membayar UKT.
Calon mahasiswa akan diminta untuk mengunggah sejumlah dokumen untuk keperluan mencetak Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dengan membawa hasil cetak kartu registrasi. Beberapa dokumen yang harus diunggah ialah:
Baca Juga: 83 Peserta Disabilitas Lolos SBMPTN 2020
- Surat Keterangan Sehat dan Tidak Buta Warna
- Surat Bebas Narkotika
- Surat Keterangan Patuh Pada Etika UNY yang ditandatangani di atas materai Rp6.000,-.
Jika sudah melalui proses registrasi hingga pembayaran UKT, maka Anda resmi menjadi mahasiswa baru UNY dan tinggal menunggu informasi berikutnya terkait perkuliahan dan lainnya.
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Sama halnya dengan UNY, UGM juga mewajibkan calon mahasiswanya untuk melakukan registrasi dan mengunggah dokumen di https://um.ugm.ac.id/pada tanggal 15 hingga 20 Agustus 2020 untuk menentukan besaran UKT yang harus dibayarkan oleh calon mahasiswa.
Selanjutnya, pada tanggal 21 Agustus 2020 pihak UGM akan mengumumkan jumlah UKT yang harus dibayarkan dan calon mahasiswa harus membayar UKT tersebut paling lambat tanggal 25 Agustus 2020.
Kemudian, pada tanggal 26 Agustus, setelah calon mahasiswa membayarkan UKT, maka diwajibkan untuk mencetak bukti registrasi. Apabila calon mahasiswa tidak mengunggah data dan dokumen persyaratan maka calon mahasiswa dianggap gugur dari program sarjana UGM.
Universitas Padjajaran (Unpad)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI
-
Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam
-
Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump
-
Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI
-
Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital
-
PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif
-
Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta
-
Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial
-
Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi