Suara.com - Seorang anak laki-laki di India meninggal dunia setelah bermain game selama berhari-hari tanpa makan dan minum air yang cukup.
Menyadur Gulf News, remaja asal negara bagian Andhra Pradesh ini mengembuskan napas terakhir pada Senin (10/8) lalu setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
Anak laki-laki berusia 16 tahun ini yang terus menerus memainkan game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) ini melewatkan makan dan minum hingga mengalami dehidrasi parah.
Kondisinya kesehatannya terus memburuk. Puncaknya ia mengalami diare parah, yang membuat keluarganya membawa bocah ini ke rumah sakit swasta di kota Eluru.
Pihak rumah sakit kemudian memutuskan remaja ini harus dioperasi. Namun, ia akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Pengawas Departemen Reserse Kriminal (CID) Kepolisian (SP-Cyber Crimes) Andhra Pradesh, GR Radhika, mengatakan pelanggar siber akan mengeksploitasi anak dengan menawarkan permainan online.
"Dalam beberapa kasus, mereka mengambil anak di bawah umur ke dalam kendali mereka dan menggunakannya untuk kegiatan ilegal seperti penjualan narkoba," ujar Radhika.
Radhika menambahkan CID menyelenggarakan program untuk pelajar, orang tua, remaja, dan masyarakat guna meningkatkan kesadaran tentang berbagai jenis dunia maya.
"Termasuk penguntitan di dunia maya. pendindasan, penjebakkan, prostusi online, perawatan dunia maya, perangkap e-commerce, penipuan pekerjaan, hingga penipuan OTP," sambungnya.
Baca Juga: 7 Game Android Terbaik 2020 dari Mobile Legends, PUBG, hingga Free Fire
Negara bagian Gujarat sebelumnya telah melarang game PUBG pada 2019 lalu, pemerintah setempat menyebut permain tersebut terlalu membuat ketagihan dan penuh kekerasan.
Sementara di China, seorang remaja juga dilaporkan menderita penyakit parah usai kecanduan main game.
Anak laki-laki berusia 15 tahun ini terserang stroke akibat bermain game selama 22 jam tanpa henti, mengutip Nanning TV.
Tidak disebutkan game apa yang dimainkan oleh remaja asal kota Nanning tersebut.
Remaja bernama Xiaobin itu mengalami lumpuh mendadak di lengan dan tangan kiri sebelum di larikan ke rumah sakit.
Dokter mendiagnosis Xiaobin terkena stroke otak yang dipicu oleh bermain video game secara berlebihan dan kurang tidur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan
-
Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara