Suara.com - Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (HNW) berencana untuk memfasilitasi dialog pemulangan Rizieq Shihab dengan DPR RI.
Hal itu disampaikan oleh politisi PKS itu saat mengisi acara diskusi bertajuk 'Pemulangan IB HRS dari Pengasingan Politik' pada Minggu (23/8/2020).
Menyadur dari Hops.id --jaringan Suara.com, juru bicara Presidium Alumni 212 (PA 212) Haikal Hasan meminta kepada HNW agar Rizieq Shihab diberi kesempatan untuk bedialog dengan Komisi II DPR RI.
Mendengar usulan tersebut, Wakil Ketua Majelis Syura PKS itu menyatakan siap membantu mebuka jalan komunikasi antara Rizieq Shihab dan DPR RI.
Bahkan, bukan hanya Komisi III DPR RI yang akan diajak oleh HNW, Komisi I DPR RI pun turut disebut oleh politisi PKS itu untuk bisa berbicara dengan Rizieq Shihab.
"Dan untuk Komisi III, Insya Allah kita ikut komunikasikan dengan Komisi III dan Komisi I juga, di Komisi III ada Habib Abubakar Alhabsyi, habib kita juga. Komisi I Insya Allah bagian dari pimpinan Komisi I kawan-kawan dari PKS, kita siap Insya Allah," kata Hidayat Nur Wahid.
Haikal Hasan lantas menanggapi serius pernyataan HNW tersebut. Ia lantas berencana mengirimkan surat resmi untuk dialog tersebut.
"Nanti surat secara resmi akan kami layangkan. Insya Allah dengan statemen ini yang dilihat oleh semua, ini jadi bukti bahwa kita semua mencintai dan menanti negara untuk turut andil, untuk segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan," ujar Haikal.
Rizieq Shihab diketahui telah tiga tahun tinggal di Arab Saudi sejak 26 April 2017. Saat itu, mulanya HRS ke pergi ke Arab Saudi untuk ibadah umrah.
Baca Juga: Wakil Ketua MPR: Jokowi Harus Reshuffle Kabinet Kalau Tidak Mau Gagal
Pada waktu itu, rencananya pihak kepolisian akan memeriksa Rizieq terkait kasus ‘baladacintarizieq’. Namun, pada Juni 2018, polisi menghentikan penyidikan kasus ini.
Rizieq mengaku tidak bisa pulang ke Indonesia karena sejumlah alasan, pertama terkait masalah izin tinggal di Arab Saudi. Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengatakan, Rizieq tak bisa pulang karena tinggal di suatu tempat lebih lama dari masa yang diizinkan (overstay).
Solusi dari masalah itu adalah dengan membayar denda overstay sekitar 15 sampai dengan 30 ribu riyal atau Rp110 juta per orang.
Dalam acara Reuni 212 tahun 2019 lalu, Rizieq sempat menyinggung soal kasus pencekalannya.
Rizieq Shihab mengatakan hingga kini dirinya belum bisa keluar Arab Saudi karena masih dicekal oleh pemerintah setempat atas permintaan pemerintah Indonesia. Pemerintah Saudi melarangnya kembali ke Indonesia karena alasan keamanan.
Berdasar pengakuan dua duta besar Arab Saudi, Rizieq meyakini bahwa pencekalan yang terjadi kepada dirinya "tidak lain dan tidak bukan adalah pengasingan yang dilakukan oleh rezim penguasa Indonesia saat ini."
Tag
Berita Terkait
-
Wakil Ketua MPR: Jokowi Harus Reshuffle Kabinet Kalau Tidak Mau Gagal
-
Hidayat Nur Wahid Singgung Kompetensi Nadiem Sebagai Mendikbud
-
Hidayat Nur Wahid Menentang Rencana Menag Terapkan Sertifikasi Penceramah
-
Gus Baha Bicara soal Rizieq Shihab: Dia Keturunan Rasul, Pasti Baik
-
Selama KAMI Lawan Penjajahan Asing dan Aseng Serta Komunis, PA 212 Dukung!
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Gubernur Pramono Tegaskan Ormas Minta THR Tak Boleh Paksa Warga: Jaga Kondusivitas Jakarta!
-
Kelicikan Zionis, Malu Banget Mengakui Israel Hancur Dibom Iran
-
22 WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Evakuasi Gelombang Kedua Segera Menyusul
-
Misteri Kematian Pria di Bintaro: Ada Luka Tembak, Pistol 9 Mm dan Airsoft Gun Ditemukan di TKP
-
Pemerintah Siapkan Berbagai Skenario Haji 2026, Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas
-
Buron 9 Tahun, Terpidana Pemalsuan Surat Tanah di Jakbar Akhirnya Ditangkap
-
Kelakuan Zionis! Diam-diam Israel Tebang Ratusan Pohon Zaitun, Kenapa Gak Pohon Gharqad?
-
Terima Setoran Bandar Narkoba, Dua Polisi Polres Toraja Utara Dipecat
-
Perang Iran Memanas! Pentagon Akui 147 Tentara AS Jadi Korban dalam Operation Epic Freedom
-
Iran Hampir Menang, Israel Hancur Lebur Hingga Dunia Diambang Krisis Minyak