Senada dengan Imran, warga lain, Firmansyah yang juga menjadi korban kebakaran di lokasi itu mengaku mengungsi di rumah tetangganya Rina setelah memohon dikasihani.
"Saya numpang (mengungsi) di rumah tetangga. Saya minta memang sama yang punya rumah tolong bantu," tuturnya.
Sementara, Kepala Bidang Operasi Damkar Makassar Hasanuddin menerangkan dalam peristiwa itu ada satu orang warga yang meninggal dunia. Namun, ia menegaskan bahwa korban yang meninggal dunia tersebut bukan karena ikut terbakar di lokasi kejadian.
Menurut Hanasuddin, korban yang meninggal mengalami sesak nafas setelah menerobos masuk kepulan asap untuk berusaha menyelamatkan harta bendanya agar tidak ikut hangus terbakar.
"Satu orang meninggal dunia. Bukan karena meninggal terbakar, tapi terjebak asap saat berusaha menyelamatkan barang-barangnya. Meninggal di rumah sakit," kata Hasanuddin, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (23/8/2020).
Selain itu, dua orang lagi dikabarkan mengalami luka ringan dalam kejadian tersebut. Hanya saja, Hasanuddin, tidak menyebutkan siapa-siapa saja korban tersebut. Baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.
Hasanuddin menjelaskan dalam peristiwa kebakaran hebat di Pasar Senggol, Makassar itu, pihaknya menerima laporan pukul 23.WITA, malam.
"Armada tiba di TKP pukul 23.05 Wita. Jumlah Armada 21 Mako Damkar, 4 unit posko timur, 3 unit mako carester ujung tanah," kata dia.
"Kekuatan personil sebanyak 80 orang," Hasanuddin menambahkan.
Baca Juga: Bocah Dibikin Teler, Fahira: Pelaku Biadab Ini Alhamdulillah Ditangkap!
Objek yang dilalap si jago merah tersebut, katanya, adalah 36 unit rumah warga dari 47 kepala keluarga atau 156 jiwa.
Api baru bisa dipadamkan pukul 01.00 WITA dini hari, setelah petugas berjibaku melakukan penyemprotan pada rumah-rumah warga yang terbakar.
"Personil dan armada meninggalkan TKP pukul 02.38 Wita," ujar Hasanuddin.
Belum diketahui pasti terkait apa penyebab dan berapa jumlah taksiran kerugian dalam kejadian itu.
Meski begitu, Hasanuddin mengaku bahwa kebakaran yang terjadi di Pasar Senggol, Jalan Cendarawasih, Kecamatan Mariso, Kota Makassar tersebut merupakan kebakaran yang keenam pada Sabtu 22 Agustus 2020.
Setelah sebelumnya, dihari sama juga terjadi kebakaran di lokasi yang berbeda di Kota Makassar. Beberapa diantaranya adalah di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Mariso, di Belakang Asrama Haji, Kecamatan Mandai, di Jalan Hertasning, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, dan di Jalan Jipang Raya 1, Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini.
Berita Terkait
-
Genjot Produksi Beras, Sulsel Distribusikan 2.300 Ton Benih Padi Gratis
-
Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?
-
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar hingga 70 Persen
-
Mudik Laut Samarinda-Parepare Mulai Padat Jelang Lebaran
-
Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Terpaksa Mengungsi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK
-
Ogah Gabung May Day Bareng Prabowo, KPA Ingatkan Masalah Buruh-Petani dan Nelayan Belum Rampung
-
Kabar Baik Usai Kecelakaan Bekasi! KAI: 99% Kereta Kembali On Time, 20 Ribu Tiket Tuntas Direfund
-
Maut Tak Kasatmata: Leher Terjerat Benang Misterius, Pemotor di Karawang Tewas Berlumur Darah
-
Aliansi GEBRAK Bongkar Fakta Kekerasan Agraria, DPR Diminta Tak Lagi Diam
-
Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day
-
KPA Tolak May Day Fiesta, Soroti Masalah Buruh hingga Petani Belum Tuntas
-
Aksi May Day di Monas 'Banjir' Sembako dari Istana
-
Gus Lilur Bongkar Peta Kekuatan Muktamar NU, 400 Suara Mengerucut ke Satu Poros?
-
Imbas May Day di DPR, Pintu Keluar Tol Slipi Ditutup: Cek Rute Alternatif Tomang-Tanjung Duren