Suara.com - Eks anggota DPRD Mimika berinisial MM mengaku kediamannya kerap didatangi orang suruhan dari salah satu pejabat teras di Kabupaten Mimika.
Dia bahkan mengaku orang suruhan itu juga mengancam istrinya. Kedatangan orang-orang itu untuk membicarakan masalah kasus setelah dirinya mengaku dijebak terkait kasus video mesum viral sejumlah grup WhatsApp.
"Memang benar, mereka beberapa kali datang ke rumah saya di Pomako. Malah mereka mengancam istri saya dan memberikan pesan agar saya segera menghadap pejabat itu untuk bicarakan masalah ini," kata MM seperti dikutip dari Antara, di Timika, Selasa (25/8/2020).
Menurut dia, orang suruhan pejabat Pemkab Mimika itu berinisial MW. Saat MW mendatangi kediaman MM di Pomako didampingi beberapa orang menggunakan tiga mobil.
Saat itu MM tidak berada di rumahnya. Di rumah itu tinggal istri MM bersama keluarganya.
"Saya sampaikan ke mereka jangan datang ganggu ibu karena kami ini korban. Mereka malah mengancam dengan mengatakan ibu segera beritahukan pesan ke bapak (MM), kalau tidak nanti menyesal seumur hidup. Itu pesan MW kepada isteri saya," tutur MM.
MM mengakui merupakan sosok lelaki yang ada dalam video mesum dengan seorang perempuan berinisial AZDB alias I. Namun MM mengaku telah dijebak untuk melakukan perbuatan tidak senonoh itu.
"Saya benar-benar sudah dijebak. Saya menyesal. Tapi ini semua permainan mereka," ujar MM.
Ia menyebut nama sejumlah orang, termasuk pejabat teras Pemkab Mimika yang telah terlibat dalam skenario membuat video mesum lalu menyebarluaskannya kepada publik melalui sejumlah grup Whatsapp di Kota Timika pada Selasa (11/8) malam.
Baca Juga: Kampung Belum Dikuasai Aparat, Warga Ngungsi Dulu Biar Tak Jadi Tameng
Video mesum berdurasi sekitar 58 detik itu diunggah oleh seseorang ke grup Panitia Pesparawi, grup Papua Penuh Damai (Papeda), grup Pemkab Mimika serta grup Papua dan Solusi.
"Mereka semua harus bertanggung jawab. Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya, juga teman-teman admin grup Whatsapp. Mereka sudah memberikan keterangan di kepolisian sesuai apa yang mereka tahu," kata MM.
MM menduga dirinya menjadi incaran skenario kejahatan lantaran bersama Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Georgorius Okoare sempat menyampaikan kritik keras terhadap kinerja Pemkab Mimika saat pertemuan dengan Menko Polhukam Mahfud MD di Hotel Rimba Papua Timika pada Rabu (22/7) malam.
Pertemuan itu juga dihadiri oleh Mendagri Tito Karnavian, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono, Waka Polri Komjen Gatot Edy Pramono, dan Kepala Staf Umum TNI Letjen Joni Supriyanto.
"Saya sangat menyayangkan hal ini. Kami tidak punya masalah pribadi dengan beliau. Sebagai tokoh masyarakat, wajar kami kritik kinerja pemerintah supaya menjadi masukan agar bisa diperbaiki. Saya tidak pernah membuka aib anda karena saya tahu itu adalah privasi anda, tapi anda sudah menelanjangi diri saya di depan umum. Anda telah membunuh karakter saya dan menginjak-injak harga diri kami masyarakat Suku Kamoro," kata MM.
Atas dasar itu, MM mengaku tidak akan mencabut laporannya di Polres Mimika.
Berita Terkait
-
Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
-
Diperiksa 14 Jam Dicecar 47 Pertanyaan: Kenapa Polisi Tak Tahan Lisa Mariana di Kasus Video Syur?
-
Usai Dijemput Paksa Polisi Terkait Kasus Video Syur, Lisa Mariana Dipastikan Tidak Ditahan
-
Lisa Mariana Dijemput Paksa Terkait Kasus Video Syur, Langsung Ditahan atau Tidak?
-
Video Syurnya Bocor di Internet, Selebgram Ini Gugat Mantan Pacar
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Said Iqbal Kritik Keras Dedi Mulyadi: Jangan Jawab Kebijakan Upah Buruh dengan Konten Medsos!
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, Presiden Partai Buruh: Cuma Untungkan Bandar Politik!
-
Saksi TGPF Ungkap Alasan Kasus Pemerkosaan Massal Mei 1998 Sulit Diproses Hukum
-
Said Iqbal Desak UMP DKI 2026 Jadi Rp5,89 Juta: Kerja di Jakarta Itu Nombok
-
Buruh Kecewa, Agenda Audiensi di DPR Batal karena Anggota Dewan Sudah Pulang
-
Gus Yahya Persilakan KPK Periksa Semua Kader NU yang Terseret Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut
-
Pasang Badan, Gus Yahya Jamin Tak Ada Sepeser Pun Dana Korupsi Haji Masuk Kas PBNU
-
Bak Film Laga, Detik-detik Calo Akpol Rp1 Miliar Tabrak Mobil Polisi Saat Ditangkap
-
Divonis Bersalah Meski Bebas Bersyarat, Pendukung Laras: Ini Keadilan Setengah Jalan
-
Bukan Pak Ogah, Polisi Ungkap Dalang di Balik Rantai Viral Exit Tol Rawa Buaya