Suara.com - Momen wisuda pastinya menjadi sebuah pengalaman hidup yang tidak akan pernah terlupakan.
Di waktu itulah setiap mahasiswa yang sudah selesai melewati masa studinya akan merasakan haru bercampur bahagia.
Namun, sebuah wisuda yang diduga terjadi di Palestina menarik perhatian publik lantaran terjadi aksi yang tidak terduga.
Dalam video yang diunggah akun Twitter @BosRiyan itu, terlihat sejumlah mahasiswa tengah berbaris menaiki panggung wisuda.
Akan tetapi, salah satu wisudawan yang mengajak ibunya untuk menaiki panggung malah dicegat oleh seorang petugas.
"Masya Allah. Sang Ibu tidak diizinkan ikut naik ke atas panggung wisuda. Sang anak tidak terima dan membuka baju wisudanya. Ibu lebih berharga dari wisuda. Tanpa ibu, aku tidak akan bisa seperti ini," terang @BosRiyan, Selasa (01/09/2020).
Setelah ditahan petugas, reaksi mahasiswa dalam video tersebut jelas terlihat keberaniaannya.
Sambil marah, kalung medali yang ia kenakan sontak dilepas dan ia langsung menuntun ibunya ke atas panggung.
Sesampainya di atas panggung, mahasiswa tersebut membuka baju dan membantingnya ke lantai.
Baca Juga: Anak Penggal Ibu Kandung dengan Pedang Hias, Kepalanya Disimpan di Kulkas
Tidak berhenti sampai di situ, mahasiswa itu berteriak sembari mencium dan memeluk ibunya yang tengah memegang bunga.
Berkat aksinya itu, ia mendapat tepuk tangan riuh dari peserta dan para hadirin yang datang.
Hingga artikel ini dibuat, video yang diunggah @BosRiyan tersebut telah mencapai 26.600 kali tayangan.
Sejumlah warganet yang kagum dengan aksi si mahasiswa pun turut berkomentar.
"Terharu," tulis @Ryanan*** singkat.
"MasyaAllah. Idamanku," timpal @Yufika***
Begitu pula dengan pemilik akun @Nanang**** yang tidak mau ketinggalan berkomentar.
"Beneran ini terbaik," katanya.
Berita Terkait
-
Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja
-
Segera Daftar! Ini Syarat dan Tips Lolos Seleksi Beasiswa Unggulan 2026
-
Bikin Skill Jadi Cuan: 5 Side Hustle yang Cocok untuk Mahasiswa dan Pekerja Muda
-
Alumni Unsoed: Usut Suap Saja Tak Cukup, Tata Kelola Kampus Harus Diaudit Total
-
Menteri Israel Pamer Tiang Gantung untuk Hukum Mati Warga Palestina yang Dicap Teroris
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu
-
Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
-
Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa