Suara.com - Beredar sebuah narasi yang mengklaim bahwa Ganjil Genap di Jakarta ditiadakan mulai Senin (7/9/2020).
Klaim tersebut diungkapkan oleh pemilik akun Facebook Agus Manulife pada Minggu (6/9/2020).
Dalam unggahannya, Agus Manulife menyertakan cuplikan video berita dari TV One, program breaking news dengan lower third berjudul "Ganjil Genap Ditiadakan Mulai Senin".
Berikut adalah narasi foto yang diunggah oleh Agus Manulife:
"Akhirnya....."
Disana tertulis Minggu, 06 September 2020 pukul 01.20.
Lantas benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id - jaringan Suara.com, klaim yang menyebut bahwa sistem ganjil genap di Jakarta ditiadakan mulai Senin 7 September 2020 adalah klaim yang salah.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah PDIP Buka Opsi Bubarkan MUI Demi Utuhnya Pancasila?
Faktanya, gambar cuplikan berita yang diunggah merupakan cuplikan berita di TV One pada 15 Maret 2020.
Mulai 3 Agustus 2020, aturan ganjil genap mulai diterapkan di 25 ruas jalan wilayah DKI Jakarta.
Aturan ganjil genap diberlakukan setiap Senin hingga Jumat mulai pukul 06.00 sampai 10.00 WIB pada pagi hari dan pukul 16.00 sampai 21.00 WIB pada malam hari.
Video berita tersebut juga diunggah di akun Twitter @TvOneNews pada 15 Maret 2020.
Dalam unggahan tersebut, @TVOneNews menulis narasi, "Anies Baswedan menyatakan stok kebutuhan pangan di Jakarta cukup baik dan bisa bertahan selama 2 bulan. Dan ganjil genap untuk sementara ditiadakan. Dapatkan berita lain di tvOne connect".
Sementara itu, dilansir dari Bisnis.com, Pemerintah DKI Jakarta resmi menerapkan kembali kebijakan sistem ganjil genap kendaraan bermotor mulai Senin 3 Agustus 2020. Kebijakan ini guna menekan pergerakan orang dan mengurangi potensi penularan covid-19.
Berita Terkait
-
Momen Anwar Usman Pingsan Usai Purnabakti di Gedung MK
-
103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diluncurkan
-
Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta
-
Persija Jakarta Gelar Workshop Fotografi di GBK Saat Laga Kontra Persebaya
-
Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal