Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Firli Bahuri kembali menghindari awak media ketika menjalani sidang etik kasus dugaan menerima fasilitas penggunaan helikopter di gedung C-1 KPK lama, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2020).
Pantauan Suara.com, setiba di gedung lama KPK, Firli tidak masuk lewat lobi utama. Jenderal polisi bintang tiga yang menumpangi mobil Yoyota Kijang Innova berpelat nomor polisi B 2085 UFC itu memilih langsung masuk ke basement.
Pada sidang etik ketiga ini, Firli hadir sebagai pihak terperiksa. Sidang sebelumnya, Dewan Pengawas (Dewas) KPK telah merampungkan pemeriksaan saksi-saksi.
Hingga selesai sidang pun Firli enggan menemui wartawan yang telah menunggu di lobi gedung KPK tersebut.
Firlai yang terlihat mengenakan baju batik bercorak hijau itu memilih menghindar. Dengan pengawalan dua ajudannya dan tiga anggota polisi berseragam, Firli keluar dari gedung KPK lewat pintu lain. Para awak media yang sudah menunggu sejak lama tak dapat mewawancari Ketua KPK tersebut.
Sebelumnya, dalam sidang etik Filri Bahuri pada Jumat (4/9), Dewas KPK telah memanggil sebanyak empat saksi. Usai menjalani sidang etik, Firli memilih keluar melalui pintu belakang Gedung KPK Lama.
Tampak, Firli yang mengenakan batik dengan memakai masker dan dikawal tiga ajudannya itu memilih bergegas meningalkan gedung KPK untuk menghidari wartawan.
Hal ini sangat berbeda ketika Firli menjalani sidang etik perdana yang digelar Dewas KPK beberapa waktu lalu, dia keluar usai sidang etik melalui pintu depan gedung KPK lama.
Firli pun tak menggubris sejumlah pertanyaaan awak media, terkait sidang etik lanjutan terhadap dirinya. Ia hanya menjawab singkat.
Baca Juga: Tak Lagi Periksa Saksi, Dewas KPK Kembali Gelar Sidang Etik Firli Bahuri
"Kita ikuti," singkat Firli langsung memasuki mobilnya, Jumat (4/9).
Berita Terkait
-
Kasus Firli Bahuri Jalan di Tempat: Kejati Kembalikan SPDP Gara-gara Polisi Lewati Batas Waktu!
-
KPK Mulai Pakai AI Audit LHKPN, Pejabat Harta Janggal Langsung Kena 'Bendera Merah'
-
Eks Pimpinan KPK BW Soroti Kasus Haji yang Menggantung: Dulu, Naik Sidik Pasti Ada Tersangka
-
Rumah Mewah Rafael Alun Senilai Rp19,7 M Resmi Diambil Negara
-
Putusan MK Soal Polisi di Jabatan Sipil, KPK Jelaskan Posisi Ketua KPK
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat