Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mendapatkan laporan adanya 300 pelanggaran terkait protokol kesehatan Covid-19 yang terjadi selama tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 berlangsung.
Puluhan peserta Pilkada kata Mahfud, juga dikabarkan positif terinfeksi Covid-19.
Informasi tersebut didapatkan Mahfud atas laporan dari pihak penyelenggara pemilu baik dari KPU maupun Bawaslu.
"Kurang dari 300 peristiwa pelanggaran yang pada umumnya kerumunan-kerumunan," kata Mahfud usai melangsungkan rapat koordinasi di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2020).
Selain pelanggaran, Mahfud juga menerima laporan soal peserta Pilkada serentak 2020 yang dinyatakan positif Covid-19. Setiap hari jumlah peserta yang dilaporkan itu kian bertambah.
"Ini tadi jam satu, laporannya bertambah menjadi 46 orang. Dua jam atau satu setengah jam kemudian ini laporan terakhir tadi sudah ada 58 calon yang terinfeksi Covid-19 tersebar di 21 provinsi," ujarnya.
"Sekarang tambah satu lagi, menjadi 59. Jadi bertambah," Mahfud menambahkan.
Dengan laporan tersebut, Mahfud pun memperingatkan akan bahaya dari penyebaran virus yang pertama kali merebak di Kota Wuhan, Hubei, China.
Ia menegaskan kunci untuk memutus rantai penyebaran virus ialah dengan cara disiplin menjalankan protokol kesehatan.
Baca Juga: Polemik Status Positif COVID-19 Ratu Ati, Begini Kata IDI Banten
"Itu kuncinya, obat yang paling utama adalah protokol kesehatan, terutama disiplin memakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan jangan berkerumun," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Polemik Status Positif COVID-19 Ratu Ati, Begini Kata IDI Banten
-
30 Persen Kasus Corona Dari Luar, Pemprov DKI: Perketat PSBB di Jabodetabek
-
Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Wali Kota Bandar Lampung Puyeng
-
Sanksi Masuk Keranda, Ganjar: Banyak Hukuman yang Lebih Rasional
-
Takut Covid-19, Warga Biarkan Pria yang Pingsan di Tengah Jalan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!