Suara.com - Ini kisah menarik. Kisah tentang pengalaman hidup mantan pejudi yang kini sudah hijrah.
Mantan supervisoer perusahaan itu mengaku dulu pernah ingin mengakhiri hidup karena banyak utang dan ditinggal istri dan anak.
Melalui sebuah video di akun jejaring media sosial TikTok @papaexel, ia menceritakan kisah pahit hidup akibat gemar berjudi. Dalam video itu, ia menulis penggalan-penggalan kalimat tentang kesulitan hidup yang ia alami.
Dari yang tadinya memiliki jabatan lumayan bagus di perusahaan dengan gaji yang cukup, kini ia di-PHK dan harus bertahan hidup dengan mencari rejeki sebagai penjual makanan Jasuke (jagung, susu, keju).
“Dulu saya SPV di salah satu perusahaan. Kerja dan gaji sudah sangat cukup bagi saya,” kata dia.
“Tapi semua itu hilang setelah saya hobi main judi online,” katanya, sambil memperlihatkan gerobak dagangan.
Akibat dari kebiasaan buruk itu, ia mengaku kehilangan keluarga tercintanya dan kini ia pun terlilit utang. Adanya sejumlah masalah yang menimpanya, membuat pria yang sempat berprofesi sebagai driver ojek online ini berpikiran untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
“Karena judi saya kehilangan semuanya, termasuk keluarga kecil saya. Dan utang saya di mana-mana,” katanya.
“Sekarang saya berjuang. Karena judi saya sempat mau mengakhiri hidup karena depresi, sterss dan menyesal berat karena saya kehilangan semuanya, kasih sayang mereka saya sia-siakan,” dia menambahkan.
Baca Juga: Cara Bikin Video TikTok Pakai Android
Meski begitu, kini ia menjadi pribadi yang jauh lebih baik dengan meninggalkan kebiasaan berjudi. Dengan merendahkan diri di hadapan-Nya, pria ini telah bertobat dan meminta ampunan kepada Sang Pencipta. Ia percaya, ada hikmah dibalik segala masalah yang menimpa dirinya saat ini.
“Sekarang hanya bisa berdoa bersujud kepada Allah SWT, meminta ampunan, dan saya yakin ada hikmah di balik ini semua,” imbuhnya.
Terlebih, ia sangat merindukan kasih sayang dari keluarga kecilnya yang hingga saat ini tak bisa dihubungi olehnya.
“Dan semoga anak istri saya bisa menerima kehadiran saya kembali. Sudah 2 bulan lebih nggak ada komunikasi karena semua kontak di-blok. Tiap malam cuman bisa nangis kayak orang cengeng,” tuturnya.
Oleh sebab itu, atas kejadian dan pengalaman pahit yang menimpanya, ia menyarankan kepada siapa saja yang gemar berjudi agar lekas bertobat. Menurutnya, judi bisa menghancurkan kehidupan seseorang.
“Dan buat kalian yang hobi judi, saya saksi atau bukti, karena judi saya hancur, saya kehilangan semuanya. Jangan sia-siakan kasih sayang orang terdekat kalian,” kata dia dalam laporan Hops, media jaringan Suara.com.
Berita Terkait
-
TikTok Bantah Ada PHK di Tokopedia, Penasihat Presiden Tetap Akan Demo
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Nasib Karyawan Terjawab, Kata Dasco Usai Panggil Bos Tokopedia-TikTok: Tidak Ada PHK
-
Dari Kreator Konten ke Pebisnis, Begini Perjalanan Karier Acil Bintangnya Parfum
-
Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua
-
Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa
-
Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif
-
Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang
-
Polisi Ungkap Peran 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Ada Satpam dan Petugas Kebersihan
-
Wamensos Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Saat Terima Audiensi DPRD Teluk Wondama
-
Cerita Mahasiswa UI di DPR, Ada Akademisi Dicekal Masuk Kampus Akibat Intervensi Politik
-
Gubsu Bobby Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemprov Sumut Catat Surplus Rp521,494 M