Suara.com - Putri Raja Spanyol, Raja Felipe, menjalani karantina mandiri setelah teman sekelasnya dinyatakan positif Covid-19.
Menyadur The Straits Times, kabar tersebut disampaikan pihak kerajaan pada Sabtu (12/9) bahwa Putri Leonor, pewaris takhta Kerajaan Spanyol, telah dikarantina setelah seorang teman sekelas di sekolahnya dinyatakan positif Covid-19.
Putri Raja Felipe yang baru berusia 14 tahun tersebut akan menjalani tes Covid1-9 seperti siswa lain di kelasnya di sekolah Santa Maria de los Rosales, Madrid.
Raja dan Ratu Letizia akan melanjutkan tugas kerajaan mereka untuk saat ini, kata juru bicara keluarga kerajaan, ketika Spanyol berjuang untuk mengendalikan lonjakan kasus virus corona.
Delapan juta siswa-siswi di Spanyol kembali ke sekolah minggu lalu tetapi beberapa sekolah telah menutup setelah siswanya dinyatakan positif Covid-19.
Sementara pihak berwenang di Galicia menunda dimulainya semester selama seminggu untuk siswa berusia 14 hingga 18 tahun.
Protes dan petisi semakin meningkat di seluruh Spanyol untuk menuntut tindakan kesehatan dan keselamatan yang lebih baik di sekolah.
Jajak pendapat Ipsos internasional pada bulan Juli menemukan bahwa sebagian besar orang tua di Spanyol akan kembali membatasi anak-anak bersekolah, dengan satu dari empat lebih memilih untuk menunggu empat hingga enam bulan sebelum mengantarkan mereka kembali ke sekolah.
Untuk menghadapi kekhawatiran tersebut, pihak berwenang telah memberikan jaminan keamanan dan ancaman sanksi.
Baca Juga: Ahli Waris Tahta Kerajaan Spanyol Jalani Isolasi Mandiri, Positif Covid-19?
"Kembali ke sekolah itu aman," kata Perdana Menteri Pedro Sanchez Selasa (1/9).
"Jelas bahwa 'bebas risiko' tidak ada selama pandemi tetapi ada risiko yang dapat kita hindari: pengucilan sosial karena tidak pergi ke sekolah." sambung Perdana Menteri.
Fernando Simon, koordinator darurat kementerian kesehatan, mengatakan tidak ada tempat yang bebas risiko dan bahwa anak-anak dapat tertular virus di taman, dari sepupu mereka atau melalui orang dewasa yang tertular di tempat kerja.
"Kami tidak bisa membiarkan anak-anak kami berada dalam gelembung," katanya, dalam sambutan yang digaungkan akhir pekan ini oleh Menteri Pendidikan Isabel Celaa.
"Tempat teraman adalah di sekolah dan manfaat berada di sana jauh lebih besar daripada kemungkinan risikonya," katanya kepada radio publik RNE Spanyol.
Banyak yang takut menyekolahkan anak mereka akan membahayakan anggota keluarga yang lebih tua di negara di mana satu dari empat keluarga tinggal dengan kerabat yang berusia di atas 65 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS
-
Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini
-
Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas
-
Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres
-
Ada Ketegangan Geopolitik, Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman
-
Menhub dan Seskab Sidak Dini Hari di Pulo Gebang, Ini Kata Mereka Soal Arus Balik Lebaran!
-
Penilaian Donald Trump ke Mohammad Bagher Ghalibaf: Dia Pilihan Menarik untuk Iran
-
Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran
-
Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka