Suara.com - Kejadian narapidana kasus narkoba, Cai Changpan, kabur dari dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Kota Tangerang, Banten, menjadi tanda tanya.
Narapidana yang divonis mati itu ketahuan kabur pada Jumat (18/9/2020). Dia melarikan dari setelah menggali lubang dari sel hingga ke luar tembok penjara.
Kemarin, Rabu (23/9/2020), Komisi Hukum DPR inspeksi ke LP Kelas 1 Kota Tangerang. Dari kasus ini maupun kasus-kasus lainnya, Komisi III ingin mengevaluasi semua LP di Indonesia untuk mencegah kasus serupa terjadi lagi.
Usai mengikuti inspeksi ke LP Kelas 1 Kota Tangerang dan melihat jalur pelarian Cai Changpan, anggota Fraksi Gerindra Habiburokhman menemukan kejanggalan.
"Agak nggak masuk akal, bisa gali lubang sepanjang ini, tapi sisa urugan tanah tidak terlihat. Bagaimana menurut pendapat anda?" kata Habiburokhman.
Dalam video yang diunggah Habiburokhman ke media sosial, terlihat lubang itu masih dibiarkan menganga di dalam sel sebagai barang bukti.
Tetapi jalur keluar lubang yang berada di luar tembok sudah ditutup.
"Ini lokasi tembusan terowongan pelarian napi asal negara Cina di samping LP Tangerang, hebat banget bisa pas gitu posisi lubangnya. Janggal nggak sih? Bagaimana menurut pendapat rekan-rekan?" kata Habiburokhman.
Kontributor Suara.com Irfan Maulana yang mengikuti inspeksi di bagian luar melaporkan, anggota Komisi III Supriansa mempertanyakan bagaimana napi gali lubang sampai tak terdeteksi sipir.
Baca Juga: Masuk Akal Pindah Ibu Kota Ditunda, Gerindra: Gak Ada Pandemi Aja Berat
"Coba pikir pakai otak. Emang ini nggak diawasi. Emang bisa dia (Cai) kabur sendiri. Kan aneh masa nggak ada yang bantu," katata Supriansa di hadapan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten Andika Dwi Prasetya dan Kepala LP Kelas 1 Kota Tangerang Jumadi.
Diselidiki
"Kami sedang melakukan penyelidikan di internal apakah ada kesengajaan atau tidak. Ini kita sudah lakukan interogasi ambil keterangan beberapa orang," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Sugeng Hariyanto, Senin (21/9/2020).
Empat pegawai LP dan satu orang sipil sudah dimintai keterangan.
Polisi juga menginterogasi teman satu sel narapidana yang kabur. Napi tersebut, katanya, mengaku diajak kabur juga, namun menolak.
Sejauh ini penyelidikan masih berlangsung. Polisi tidak mau berspekulasi sebelum semua data dan informasi terkumpul.
Tag
Berita Terkait
-
Gelar RDPU di Masa Reses, Komisi III Serap Masukan Pakar Terkait Reformasi Polri hingga Kejaksaan
-
Habiburokhman: Jika KUHP Diterapkan Utuh, Maka Tidak Ada Pemidanaan Sewenang-wenang
-
KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku Hari Ini, DPR: Selamat Menikmati!
-
Habiburokhman: KUHAP Baru Jadi Terobosan Konstitusional Reformasi Polri
-
Ketua Komisi III DPR: Perpol 10 Tahun 2025 Konstitusional dan Sejalan dengan Putusan MK
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional