Suara.com - Nama politisi PKS, Nurmansyah Lubis sempat mencuat karena dirinya sempat menjadi kompetitor Ahmad Riza Patria dalam perebutan kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Setelah kalah dari Riza, ternyata kini Nurmansyah ditunjuk oleh Gubernur Anies Baswedan sebagai pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Nurmansyah mengatakan, ia sekarang memegang posisi Komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sejak 1 Agustus lalu. Proses pemilihannya sendiri sudah dimulai sejak bulan Juli lalu.
"Iya betul (Komisaris) sejak 1 Agustus setelah proses fit and proper test. Di bulan Juli," ujar Nurmansyah saat dihubungi, Kamis (24/9/2020).
Setelah fit and proper test dinyatakan lolos, Nurmansyah dipilih menjadi salah satu Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Jakpro.
Anies ikut terlibat di dalamnya karena Pemprov merupakan pemegang saham terbesar Jakpro.
"Terus akhirnya berproses, dipanggil, lalu wawancara, jadi (Komisaris)," jelasnya.
Ia sendiri berharap dirinya bisa membawa perbaikan buat PT Jakpro ke depannya. Terlebih lagi perusahaan ini memegang banyak proyek besar ibu kota seperti Jakarta Internasional Stadium (JIS), revitalisasi Taman Ismail Marzuki, dan Formula E.
"Mudah-mudahan Jakpro bisa lebih baik lagi. Kita bersama bahu membahu memberikan kontribusi buat Jakarta," pungkasnya.
Baca Juga: Anies Akan Lakukan Reshuffle Pejabat DKI karena Jakarta Masih Saja Banjir
Berita Terkait
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol
-
Anies Baswedan Skakmat Seskab Teddy yang Sebut Dino Patti Djalal 'Pejabat Cuma 3 Bulan'
-
Dukuh Atas Bakal Jadi Simpul Lima Moda Transportasi, Terkompleks di Indonesia
-
Daftar Karya Ahmad Bahar: Pernah Tulis Buku Jokowi, Gibran Hingga Anies Baswedan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK