Suara.com - Salat Qobliyah Subuh adalah salat sunnah dua rakaat yang dikerjakan sebelum melaksanakan Salat Subuh. Salat ini memiliki keutamaan yang luar biasa. Berikut tata cara salat sunnah sebelum subuh, Salat Qobliyah Subuh atau Salat Fajar.
Dalam H.R. Bukhari 1182, Nabi Muhammad SAW tak pernah meninggalkan empat rakaat Qobliyah Zuhur dan dua rakaat Qobliyah Subuh.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Dua rakaat fajar (Salat sunah sebelum Subuh) itu lebih baik dari dunia dan seisinya." (HR. Muslim)
Keutamaan Salat Qobliyah Subuh yaitu:
- Lebih Baik Dari Dunia dan Seisinya
- Mendapatkan Pahala
- Mendapatkan Keutamaan Akhirat
- Selalu Dalam Perlindungan Allah SWT
- Mendapatkan berkah
Ada pun niat salat sunah sebelum Subuh, Salat Qobliyah Subuh atau Salat Fajar adalah:
Ushalli sunnatash-shubhi rak’ataini qabliyyatal lillahi ta’ala.
Artinya: Aku niat shalat sunah sebelum Subuh dua raka’t karena Allah Taala
Tata Cara salat sunnah sebelum subuh, Salat Qobliyah Subuh atau Salat Fajar:
Baca Juga: Bolehkah Qodho Sholat Maghrib? Simak Penjelasannya Berikut
- Membaca niat shalat sunnah qabliyah subuh
- Takbiratul Ihram
- Membaca surah al-Fatihah dilanjutkan salah satu surah dalam Al-Quran
- Rukuk
- Iktidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua rakaat pertama
- Berdiri dan mengulang urutan di atas sejak membaca al-Fatihah hingga sujud kedua
- Duduk tasyahud
- Mengucapkan salam, menoleh ke kanan dan kiri
Bacaan surah dalam Salat Qabliyah Subuh:
Surah Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua.
Lalu membaca Ayat 136 Surah al-Baqarah di rakaat pertama dan Ayat 52 Surah Ali Imran pada rakaat kedua
Bacaan dzikir Salat Qobliyah Subuh:
- Ya Hayyu Ya Qayyum Laa Ilaaha Illa Anta (40 kali)
- Al Ikhlas (11 kali)
- Al Falaq (1 kali)
- An Nas (1 kali)
- Ditutup dengan Subhanallah wa Bihamdihi, Subhanallahil Adhim, Astaghfirullah (100 kali)
Setelah itu, dianjurkan berbaring ke samping ke kanan menunggu Salat Subuh sambil membaca:
Allahumma Robbi Jibrila wa Mikaila wa Isroofiila wa 'Izrooiila, wa Robbi Sayyidina Muhammadin Shollallahu 'alaihi wa sallam. Ajirnii minan naar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden