Suara.com - Seorang perempuan di India meraup keuntungan besar usai menjual seekor ikan raksasa seberat 52 kilogram yang ia tangkap dari sungai.
Menyadur Gulf News, Jumat (2/10/2020), Pushpa Kar berhasil mendapatkan Rp 60 juta dari dari penjualan ikan Gulama, atau 'Bhola' dalam bagasa Bengali.
Perempuan asal negara bagian Benggala Barat ini berhasil menarik ikan besar itu dari sungai pada Sabtu (26/9) lalu.
Awalnya, Puspha melihat ikan itu mengapung di sungai. Ternyata, ikan berwarna putih dengan sirip kuning itu sudah mati.
Tak mau melewatkan kesempatan, ia langsung terjun ke sungai untuk menangkapnya. Butuh usaha ekstra untuk menariknya ke tepian.
"Saya belum pernah melihat ikan sebesar itu seumur hidup saya. Ini disebut ikan Bhola dalam bahasa Bengali," ujar Pushpa.
Pushpa menyebut temuan ikan itu sebagai keuntungan besar. Hasil tangkapannya itu ia banderol Rs 6.200 atau sekitar Rp 1,2 juta per kilogram.
"Saya mendapatkan lebih dari Rs 3 lakh (sekitar Rp 60 juta) dengan menjualnya di pasar grosir," bebernya.
Penduduk setempat mengaku belum pernah melihat ada yang menjual ikan sebesar itu sebelumnya.
Baca Juga: Lezatnya Dahsyat, Ini Resep Pecak Ikan Super Praktis Khas Betawi
Terkait asal muasal, seorang warga menyebut ikan itu kemungkinan besar mati usai tertabrak sebuah kapal yang melintas.
Para pedagang lokal mengatakan ikan itu akan lebih banyak membawa keuntungan jika tidak cepat membusuk.
Lebih lanjut disebutkan, lemak dari ikan itu dapat dijual dengan harga tinggi jika dilempar ke pasar internasional, terutama negara-negara di Asia Tenggara.
Harga lemak kering atau perut ikan dapat mencapai Rs 80.000 atau sekitar Rp 16 juta per kilogram atau bahkan lebih tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan