Suara.com - Tak puas dengan hasil pengumuman CPNS, Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Keerom dibakar sekelompok orang.
Asisten III Setda Keerom, Irwan menyebutkan massa mulai membakar kantor tersebut sekitar pukul 16.45 WIT.
“Pengumuman CPNS sempat ditunda selama 4 bulan karena berbagai hambatan. Akhirnya hari ini diumumkan secara daring, sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Irwan dilansir dari Kabarpapua.co, Sabtu (3/10/2020).
Irwan mengaku saat aksi massa tersebut, ia berada di lokasi kejadian.
“Masih masih ada di lokasi sampai saat ini, pada masih istirahat. Mungkin masih mau lanjut atau tidak, kami juga pusing ini,” katanya.
Akibat aksi anarkis itu, ruas jalan menuju Arso Kota ditutup oleh kelompok massa.
“Aparat yang berada di lokasi kejadian tidak bisa membendung aksi massa karena jumlah aparat keamanan di lokasi minim,” kata seorang warga yang ikut menyaksikan pembakaran kantor tersebut.
Berita ini sebelumnya dimuat Kabarpapua.co.id jaringan Suara.com dengan judul "Kecewa Pengumuman CPNS, Kantor Disnaker Keerom Dibakar Massa"
Baca Juga: Seleksi CPNS Kota Sorong, 36 Orang Asli Suku Moi Lolos
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya