Suara.com - Pada awal Oktober 2020 setiap hari rata-rata ada lima pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Sumatera Barat (Sumbar) menurut data Dinas Kesehatan setempat.
"Dalam periode 1 sampai 10 Oktober 2020 total ada 50 orang pasien yang meninggal, (jika) dirata-rata lima orang setiap hari," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman di Padang, Minggu (11/10/2020).
Menurut data Dinas Kesehatan Sumbar, pada awal Oktober kematian akibat Covid-19 paling banyak terjadi pada Rabu (7/10) dengan jumlah pasien yang meninggal dunia akibat infeksi virus corona 11 orang dan paling sedikit pada Kamis (8/10) dengan dua kematian pasien Covid-19.
Data Dinas Kesehatan menunjukkan bahwa selama sepuluh hari pertama Oktober 2020 terjadi penambahan 2.084 kasus Covid-19 di Sumbar.
"Jika dirata-rata setiap hari ada 208 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Penyebarannya hampir di seluruh kabupaten dan kota," kata Jasman seperti dilansir Antara.
Jumlah akumulatif kasus Covid-19 di Sumbar sejak awal Maret hingga 10 Oktober 2020 total mencapai 8.358 kasus dengan jumlah pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari penyakit itu seluruhnya 4.689 orang.
Menurut data pemerintah, pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit tercatat 416 orang, pasien yang melakukan isolasi mandiri 2.750 orang, pasien yang menjalani karantina di fasilitas isolasi daerah 224 orang, pasien yang menjalani karantina di fasilitas BPSDM 46 orang, dan pasien yang menjalani isolasi di gedung Balai Diklat PPSDM sebanyak 56 orang.
Kota Padang tercatat sebagai daerah dengan kasus Covid-19 paling banyak dan dikategorikan sebagai daerah dengan risiko tinggi penularan virus corona (zona merah) bersama Sawahlunto, Padangpariaman, dan Agam.
"Melihat tren angka positif dan (pasien) meninggal yang terus naik, sudah seharusnya warga Sumatera Barat semakin meningkatkan kewaspadaan dan melakukan antisipasi dengan segala cara, terutama penerapan protokol kesehatan dalam segala kegiatan," kata Jasman.
Baca Juga: Terus Melonjak, Brasil Catatkan 150.000 Kematian Akibat Covid-19
Dalam upaya menekan risiko penularan Covid-19, Pemerintah Provinsi Sumbar sudah memberlakukan peraturan daerah tentang adaptasi kebiasaan baru guna meningkatkan disiplin warga menjalankan protokol kesehatan di ruang publik.
"Mudah-mudahan bisa memutus mata rantai penyebaran virus di sumbar," kata Jasman.
Berita Terkait
-
Terus Melonjak, Brasil Catatkan 150.000 Kematian Akibat Covid-19
-
Sembilang Orang Pulang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.401 Pasien Corona
-
Budikdamber, Solusi Kreatif Menjaga Ketahanan Pangan Selama Pandemi Corona
-
Studi JAMA: Virus Corona Bisa Menyusup Lewat Mata, Sebabkan Komplikasi?
-
Sapa Para Pendukung usai Dirawat, Trump: Berantas Virus China Ini!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Jakarta Utara, 643 Warga Semper Barat Mengungsi, Kapolda: Kami Pastikan Terlayani dengan Baik
-
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air
-
Hujan Masih Akan Guyur Seluruh Jakarta Hari Ini
-
Modus Paket Online, Polisi Gagalkan Peredaran Vape Narkotika di Jakbar
-
Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen
-
Demo di Komdigi, Massa Minta Takedown Mens Rea di Netflix dan Ancam Lanjutkan Aksi ke Polda Metro
-
Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat