Suara.com - Aktivis dakwah Hilmi Firdausi mengibaratkan perbuatan kejam atau tidak adil seperti mengayunkan bandul yang terikat pada tali.
"Perbuatan zalim itu bagaikan mengayun bandul, semakin keras bandul diayun, maka bandul itu akan balik menghantam si pengayun tanpa ampun," kata pengasuh PPA Assa’adah itu.
Analogi yang dikemukakan Hilmi di Twitter mendapatkan komentar positif dari netizen. Sebagian menyatakan setuju, sebagian lagi menyebut cerdas. "Semoga bandulnya cepat kembali ya ustaz. Soalnya saya lihat ada gejala pengayunnya mau menghindar," kata seorang warganet.
Sejak pekan lalu, Hilmi roadshow dakwah di Riau dan Jambi. Beberapa waktu yang lalu, dia dari Pekanbaru, kemudian ke Cerenti Kuantan Singingi dan dini hari tadi baru tiba di Renga untuk melaksanakan Kajian Subuh di Masjid Nurul Hidayah Rengat.
Kendati sedang berada di luar Jakarta, Hilmi tak ketinggalan isu politik di Ibu Kota. Dia mengikuti perkembangan isu penolakan Undang-Undang Cipta Kerja.
UU Cipta Kerja ditolak oleh berbagai komunitas, termasuk Kpopers dan hal ini menarik perhatian Hilmi.
"Salut untuk akun-akun Kpopers yang bersuara lantang tentang omnibus law hingga jadi trending. Besok-besok ngaji sama Oppa yaa," kata Hilmi melalui media sosial.
Termasuk juga polemik tentang draft RUU Cipta Kerja yang disoal sejumlah politikus pun menarik perhatian Hilmi. Hilmi memposting sebuah foto draft RUU Cipta Kerja. "Yang akhir pekannya ngga ada kegiatan, mendingan baca ini," katanya.
Baca Juga: Soal UU Ciptaker, Forum Rektor Minta Pemerintah dan DPR Dengarkan Rakyat
Berita Terkait
-
Ustaz Ini Beri Saran Menohok Buat Penyerang Pandji Pragiwaksono karena Stand Up Comedy Mens Rea
-
Abu Janda Tuding Felix Siauw dan 7 Figur Dakwah Lainnya Antek Israel Bermuka Dua, Siapa Saja?
-
Norma Risma Membela Diri Saat Filmnya Dikritik Ustaz Hilmi Firdausi: Bagaimana Korban Hadapi Perselingkuhan?
-
Marak Perselingkuhan sampai Dibuat Film, Ustaz Hilmi Firdausi: Akhir Zaman Makin Dekat
-
Cara Perhitungan THR 2025: Ketahui Hak Karyawan Sesuai UU Cipta Kerja
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi
-
Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang
-
Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak