Suara.com - India menjadi salah satu negara dengan jumlah kasus Covid-19 tinggi. Tercatat, menembus angka 7,5 juta pada Senin (19/10), tepatnya mencapai 7.550.273 kasus.
Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India, melaporkan terjadi 55.722 kasus baru dilaporkan dalam 24 jam terakhir.
Jumlah pasien meninggal akibat pandemi tersebut naik menjadi 114.610, saat 579 kematian baru dilaporkan di seluruh negeri sejak Minggu (18/10) pagi waktu setempat.
Ini kali pertama dalam hampir tiga bulan ketika kasus baru dan kematian harian Covid-19 masing-masing turun di bawah angka 60.000 dan 600.
Sebagaimana melansir laman Xinhua, Selasa (20/10/2020), tercatat masih ada 772.055 kasus aktif Covid-19 di India, sementara 6.663.608 orang telah berhasil disembuhkan dan dipulangkan dari rumah sakit.
Senin merupakan hari ketiga berturut-turut ketika jumlah kasus aktif Covid-19 di negara tersebut berada di bawah angka 800.000.
"Kasus aktif di India telah turun di bawah 800.000 setelah enam pekan dan terus semakin menurun," tutur kementerian kesehatan lewat akun Twitter-nya.
Pemerintah India berfokus pada peningkatan fasilitas pengujian Covid-19 di negara tersebut. Hingga Minggu, total 95.083.976 tes Covid-19 telah dilakukan, ungkap data dari Dewan Penelitian Medis India (Indian Council of Medical Research).
Baca Juga: Update Covid-19 Dunia: India Klaim Kasus Kematian Terendah di Dunia
Berita Terkait
-
Update Covid-19 Global: Kasus Baru India Terbanyak di Dunia
-
Update Covid-19 Global: Kasus Harian di India Melonjak
-
Pusat Perawatan Covid-19 India Terbakar, Tewaskan 10 Orang
-
Terjadi Lagi, Fasilitas Covid-19 di India Terbakar, 10 Orang Tewas
-
Update Covid-19: Satu Juta Orang Meninggal di India dalam Waktu 20 Hari
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?