Suara.com - Uni Emirat Arab baru saja meresmikan nama Jalan Presiden Joko Widodo di kawasan Abu Dhabi. Atas hal itu, politisi Ferdinand Hutahaean pun menyentil Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia agar mengucapkan sesuatu yang baik.
Ferdinand yang telah hengkang dari Partai Demokrat mengucapkan selamat kepada Presiden Joko Widodo atas pembuatan nama di salah satu ruas jalan di Abu Dhabi itu.
Ia menyatakan kebanggaannya atas pembuatan nama Jalan Presiden Joko Widodo itu.
"Selamat Pak @Jokowi dan selamat bagi bangsa Indonesia. Penamaan salah satu jalan di Arab ini adalah sebuah penghormatan bagi Indonesia dari UEA. Kita patut berbangga atas ini...!!" tulis Ferdinand, Selasa (20/10/2020).
Ferdinand pun langsung menyentil para tokoh KAMI agar mengucapkan sesuatu yang baik atas penamaan jalan tersebut.
"Ayo kepada anggota 'KAMI' ucapkan sesuatu yang baik atas ini supaya kalian terlihat objektif dan tidak buta," sambung Ferdinand.
Menyadur dari Makassar.terkini.id --jaringan Suara.com, Jalan Presiden Joko Widodo diresmikan pada Senin (19/10/2020) oleh Skeikh Khalid bin Muhammed bin Zayed Al Nahyan, anggota sekaligus Chairman Abu Dhabi Executive Office.
Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Abu Dhabi, Nur Ibrahim mengatakan, peresmian jalan Joko Widodo yang dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab itu sebagai cerminan hubungan yang terjalin antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.
"Penamaan jalan Presiden Joko Widodo merefleksikan hubungan erat RI–UEA, sekaligus bentuk penghormatan (tribute) Pemerintah UEA kepada Presiden RI saat ini Joko Widodo dalam memajukan hubungan bilateral RI –UEA selama menjabat sebagai kepala negara," kata Nur dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/20/2020).
Baca Juga: Fullback Timnas Indonesia U-16 Antusias Lakoni Laga Uji Coba Kontra UEA
Jalan Presiden Joko Widodo sendiri terletak di salah satu ruas jalan yang ditempati oleh kompleks perkantoran perwakilan diplomatik. Jalan itu berada di antara ADNEC (Abu Dhabi National Exhibition Center) dengan Embassy Area.
Berita Terkait
-
Fullback Timnas Indonesia U-16 Antusias Lakoni Laga Uji Coba Kontra UEA
-
ISIS Serukan Pengikutnya Serbu Arab Saudi
-
Jelang Lawan UEA, Bima Sakti Akui Kekuatan Timnas Indonesia U-16 Berkurang
-
Lepas Timnas Indonesia U-16 ke UEA, Begini Pesan Ketua Umum PSSI
-
Ini 22 Pemain yang Diboyong Bima Sakti ke Uni Emirat Arab
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko