Suara.com - Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock tertangkap kamera di dalam mobil pelayanannya tanpa mengenakan masker saat tiba di kantornya.
Menyadur Sky News, Selasa (20/10/2020) Matt Hancock tertangkap tidak mengenakan masker saat tiba di Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial setelah kunjungan ke Rumah Sakit Westminster dan Chelsea di London.
Penumpang mobil yang dikemudikan seorang sopir dibebaskan dari denda sebesar 200 poundsterling (Rp 3,8 juta), namun tidak pada penumpang taksi atau mobil pribadi.
Matt Hancock dilaporkan mengenakan masker di setengah perjalanan, namun melepasnya saat mendekati kantor departemen.
Downing Street juga mengatakan mereka telah menyediakan masker di setiap mobil kementerian dan menyarankan semua menteri untuk memakainya.
"Kami menyediakan masker di semua mobil kementerian sehingga para menteri dapat memakainya." ujar juru bicara Boris Johnson sebelum melihat foto tersebut.
Bulan lalu, juru bicara Perdana Menteri mengatakan bahwa Johnson dan para menteri akan memakai masker sesuai dengan arahan.
Ditanya apakah Hancock akan mendapat teguran, juru bicara perdana menteri mengatakan: "Saya belum melihat gambarnya."
"Nasihatnya adalah bahwa para menteri harus memakai masker dan itu tersedia di dalam mobil yang digunakan para menteri." jelas juru bicara dikutip dari The Independent.
Baca Juga: Arsene Wenger Sebut Jose Mourinho Provokator
Matt Hancock atau pihak terkait belum menanggapi foto yang sudah beredar tersebut.
Insiden itu terjadi setelah ayah Boris Johnson, Stanley, dikecam setelah terlihat tanpa masker saat berbelanja.
Setiap warga yang tidak mengenakan masker di toko, supermarket, transportasi umum, taksi, dan dalam ruangan baru-baru ini naik dua kali lipat menjadi 200 poundsterling (Rp 3,8 juta).
Aturan tersebut juga berlaku untuk pelanggan di dalam restoran dan pub ketika mereka tidak duduk di tempat yang sudah disediakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak