Suara.com - Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat) meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi segera mengganti pembantunya yang dianggap menghambat kinerja di sisa masa pemerintahannya.
Aliansi pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin tersebut ingin Jokowi membenahi segala kekurangan yang dilakukan selama satu tahun masa kepemimpinannya.
Ketua Umum Almisbat Hendrik Dikson Sirait menilai Jokowi harus segera menempatkan orang-orang yang tepat untuk membantu menjalankan pemerintahan selama empat tahun ke depan.
Orang-orang yang diganti tersebut orang-orang yang mesti diganti ialah yang terbukti tidak bisa mendukung gerak Jokowi terutama dalam urusan komunikasi publik.
"Presiden sebaiknya segera mengganti para pembantunya yang terbukti tidak bisa mendukung gerak, langgam dan gaya Presiden terutama yang terkait dengan urusan komunikasi politik atau publik," kata Hendrik melalui keterangan tertulisnya, Selasa (20/10/2020).
Itu menjadi salah satu masukan kritis dari Almisbat supaya pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin berhasil menuntaskan sejumlah persoalan dasar berbangsa dan bernegara. Serta meninggalkan warisan yang baik bagi perjalanan bangsa ke masa depan.
Hendrik melihat komunikasi politik menjadi salah satu titik terlemah yang dilakukan pemerintah. Relawan Jokowi - Ma'ruf itu menilai kalau pemerintah gagal dalam meluruskan informasi dan misinformasi di ranah publik yang begitu masif.
Kondisi itu tampak ketika pemerintah membuat Undang-undang KPK maupun Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja hingga ketika penanganan pandemi Covid-19.
Hal tersebut mengakibatkan proses deliberasinya yang tidak berjalan mulus sehingga terjadilah penolakan dari pemangku kepentingan strategis yang muncul secara bersamaan.
Baca Juga: Jokowi Dituding Bungkam Kebebasan Berpendapat, Ini Kata Istana
"Untuk itu, sebagai pendukung yang memposisikan diri 'mitra kritis' pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin, Almisbat wajib mengingatkan, di sisa empat tahun masa pemerintahannya, belum terlambat untuk mengambil langkah-langkah pembenahan terhadap segala kekurangannya selama satu tahun terakhir ini," ungkapnya.
Selain itu, Almisbat juga memberi masukan kepada Jokowi untuk fokus pada penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi dalam jangka pendek. Juga untuk beberapa program strategis yang dapat dijadikan legacy dalam konteks perubahan yang lebih luas di Indonesia setelah 2024.
Berita Terkait
-
Jokowi Dituding Bungkam Kebebasan Berpendapat, Ini Kata Istana
-
FPI Klaim Rizieq Punya Dokumen Rahasia, KSP: Setop Manipulatif
-
KSP Bantah Demonstran: Tunjukkan di mana Kegagalan Jokowi?
-
Terima Kunjungan PM Jepang, Ini Poin Pembicaraan Jokowi Soal Pandemi
-
Kapolda: Demo Umumnya Kondusif Walaupun Ada Sedikit Lempar-lemparan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba