Suara.com - Langkah pendaftaran hingga pencairan BLT UMKM Rp 2,4 juta berikut patut Anda simak untuk mempermudah proses pencairan bantuan pemerintah yang satu ini.
BLT UMKM Rp 2,4 juta merupakan bantuan pemerintah yang ditujukan untuk membantu para pelaku UMKM terdampak Covid-19. Untuk mengklaim bantuan ini, calon penerima bantuan perlu melakukan pendaftaran dan pengecekan agar pencairan dana bantuan dapat diproses.
Pendaftaran bantuan ini masih akan dibuka hingga November 2020 mendatang. Berikut langkah pendaftaran hingga pencairan BLT UMKM Rp 2,4 juta.
1. Memenuhi Pesyaratan BLT UMKM
Sebelum melakukan pendaftaran, calon penerima bantuan perlu menyimak sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi untuk mengklaim dana BLT UMKM Rp2,4 juta. Adapun beberapa syarat tersebut adalah:
- Warga Negara Indonesia yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Memiliki usaha mikro
- Tidak sedang menerima kredit modal kerja ataupun investasi dari perbankan
- Bukan berasal dari anggota Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, ataupun pegawai BUMN/BUMD.
2. Melakukan Pendaftaran BLT UMKM
Apabila memenuhi syarat-syarat di atas, calon penerima bantuan dapat melakukan pendaftaran. Namun, pendaftaran program BLT UMKM Rp2,4 juta ini tidak bisa dilakukan secara online. Calon penerima bantuan perlu menghubungi Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah atau dinas lain yang bertugas menangani urusan Koperasi di daerah masing-masing.
3. Menyiapkan Berkas dan Data Diri
Setelah menghubungi dinas terkait, calon penerima bantuan kemudian akan diberikan formulir yang perlu diisi dengan lengkap. Adapun beberapa data diri yang perlu dilengkapi adalah NIK, nama lengkap, KTP, alamat tempat tinggal, bidang usaha, dan nomor telepon.
Baca Juga: Cara Cek Penerima BLT UMKM secara Online via eform.bri.co.id
Apabila alamat tempat usaha berbeda dengan alamat tempat tinggal, calon penerima bantuan perlu menyerahkan Surat Keterangan Usaha (SKU) yang dikeluarkan dari desa setempat.
4. Mengecek Status Penerima BLT UMKM
Setelah permohonan bantuan dana berhasil diajukan oleh dinas terkait, calon penerima bantuan dapat mengecek status penerima bantuan melalui bank penyalur, seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Pengecekan ini dapat dilakukan via laman https://eform.bri.co.id/bpum. Setelah membuka lama tersebut, pelaku UMKM akan diminta untuk mengisi nomor KTP. Selanjutnya, akan muncul informasi terkait status penerimaan bantuan.
5. Pencairan Dana Bantuan
Informasi terkait status pencairan dana akan disampaikan oleh bank penyalur dalam bentuk SMS notifikasi. Apabila calon penerima bantuan sudah mendapatkan SMS tersebut, segera datang ke Bank BRI terdekat.
Penerima BLT UMKM kemudian dapat mengklaim bantuan dana dengan melengkapi dokumen Surat Pernyataan dan/atau Surat Kuasa Penerima Dana BPUM dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang dapat langsung diisi di Bank BRI. Apabila telah memiliki rekening BRI, penerima bantuan dapat membawa buku tabungan, kartu ATM, dan identitas diri.
Demikian langkah pendaftaran, pengecekan, hingga pencairan BLT UMKM Rp 2,4 juta.
Kontributor : Theresia Simbolon
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau
-
Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman
-
Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK
-
PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global