Suara.com - Warga Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan kerangka manusia dalam karung di saluran air belakang kantor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Senin (2/11/2020) kemarin.
Jurnalis Suara.com coba menelusuri lokasi penemuan kerangka manusia tersebut pada Selasa (3/11). Lokasi penemuan itu sendiri tepatnya berapa di Jalan Baru, Kampung Sampora, Cibinong persis berada di belakang kompleks LIPI.
Berdasarkan pantauan, tak ada pemasangan garis polisi alias police line di TKP penemuan tengkorak manusia itu. Di lokasi sendiri merupakan jalan yang baru dibuka untuk akses ke perumahan yang baru dibangun.
Sisi kanan dan kiri tempat penemuan kerangka mayat itu sendiri terdapat hamparan kebun milik warga sekitar.
Di lokasi masih terlihat adanya sisa-sisa penemuan kerangka tersebut. Terlihat masih terdapat karung yang sebelumnya membungkus kerangka tersebut. Karung itu dalam kondisi hancur.
Karung tersebut ditutup oleh daun-daun pisang oleh aparat kepolisian yang sebelumnya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara tak lama usai penemuan kerangka mayat tersebut. Tak ada bau dari lokasi penemuan, hanya saja sejumlah lalat masih mengerumuni karung tersebut.
Sementara itu, kondisi Jalan Baru itu sendiri memang masih sepi. Terlihat hanya satu hingga tiga kendaraan saja yang melintas. Kondisi jalan juga masih bebatuan terlihat jalan ini baru saja dibuka.
Abas (53), warga Kampung Sampora yang ditemui di lokasi, mengatakan, memang kondisi jalan ini sepi setiap harinya. Hanya pada siang hari kendaraan agak ramai lalu lalang melintas. Untuk malam hari terlihat jarang ada kendaraan melintas di kawasan tersebut.
"Memang sepi, ini baru pertama kali (penemuan mayat atau kerangka). Pas ada jalan baru aja ini," kata Abas saat ditemui Suara.com di lokasi.
Baca Juga: Dibungkus Kain Warna Pink, Warga Cibinong Kaget Dapati Kerangka Manusia
Pria yang bekerja sebagai penjaga kebun di sekitar lokasi penemuan kerangka manusia tersebut. Namun ia mengaku tak pernah melihat adanya orang mencurigakan.
"Enggak ada orang mencurigakan," tuturnya.
Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil sebelumnya mengatakan, bahwa dugaan sementara kerangka manusia tersebut berjenis kelamin perempuan. Sebab, kata dia, ada pakaian dalam di lokasi tulang belulang manusia itu ditemukan.
"Dugaan sementara perempuan. Itu karena ada bra yang ditemukan di sana di dalam karung," kata Kadek.
Kerangka manusia yang ditemukan dalam karung besi dilapisi kain berwarna merah muda. Kerangka itu pertama kali ditemukan warga setempat yang kemudian melaporkannya kepada petugas Babinkamtibmas Cibinong.
Petugas polisi langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara. Tulang belulang tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sukanto Polri Jakarta.
Berita Terkait
-
Detik Penentu Kasus Alvaro: Hasil DNA Kerangka Manusia di Tenjo Segera Diumumkan Polisi
-
Polisi Periksa Kerangka Diduga Alvaro, Ayah Tiri Ditangkap sebagai Terduga Pelaku!
-
Tangis Keluarga Iringi Pemulangan Dua Jenazah Korban Kerusuhan di Kwitang
-
Pemilik Gedung ACC Kwitang Bicara Soal Penemuan Kerangka Reno dan Farhan, Kebakaran Jadi Penyebab?
-
RS Polri Pastikan 2 Kerangka Gosong di Gedung ACC Kwitang Korban Hilang Kerusuhan Agustus
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 5 Pilihan Sepatu Skechers Tanpa Tali untuk Jalan Jauh, Harga Mulai Rp500 Ribu
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Rekayasa Lalin MRT Glodok-Kota Dimulai 10 Januari, Simak Rutenya
-
Said Iqbal Bongkar 'Janji Manis' KDM Soal Upah: Katanya Tak Ubah Rekomendasi, Faktanya Malah Dicoret
-
Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Golkar: Mungkin Yang Dibayangkan Pilkada Model Orba
-
Jaksa Sebut Nadiem dan Pengacaranya Galau: Seolah Penegakan Hukum Tak Berdasarkan Keadilan
-
Sebut Politik Dinamis, Dede Yusuf Ungkap Alasan Demokrat 'Lirik' Pilkada Lewat DPRD
-
Perpendek Rentang Kendali, Pakar Usulkan Polri Dibagi Dua Wilayah: Barat dan Timur
-
Mengais Harapan dengan Kursi Roda: Logistik di Dapur Darurat Pasca-Banjir Aceh
-
Penerima MBG Tembus 55,1 Juta Orang, Kemenkes Perketat Awasi SPPG
-
Subsidi Dipangkas, Pemprov DKI Jamin Tarif Transjakarta hingga MRT Tak Bakal Melejit di 2026
-
Bidik Manipulasi Foto Asusila via Grok AI, Bareskrim: Deepfake Bisa Dipidana