Suara.com - Sebuah video rekaman penggerebekan dua sejoli berseragam dinas cokelat diduga PNS yang sedang mesum viral di sosial media.
Kedua orang itu ketahuan warga saat sedang berbuat tak senonoh di dalam mobil di kawasan Pantai Trikora, Bintan.
Dalam video yang viral tersebut, keduanya terlihat panik dan segera mengenakan pakaian ketika ketahuan warga.
Mengetahui ada oknum berseragam yang berbuat mesum di kawasan publik, Sektretariat Daerah Kabupaten Bintan pun angkat bicara.
Berikut adalah fakta-fakta dua oknum berseragam PNS yang ketahuan mesum yang telah dirangkum Suara.com, Rabu (4/11/2020).
1. Video mobil goyang viral di sosial media
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria dan wanita berseragam pegawai pemerintah (PNS) sedang berbuat mesum di kawasan Pantai Trikora, Bintan pada Selasa (3/11/2020).
Melalui video yang diunggah di grup InfoPinang yang dilansir dari Batamnews (jaringan Suara.com), terlihat sepasang pria dan wanita berada di dalam sebuah mobil Toyota Calya warna putih bernomor polisi BP 1582 BE.
Saat mobil yang terparkir di pinggir pantai itu didatangi warga, nampak sepasang pria dan wanita di dalam mobil yang diduga tengah bermesraan.
Baca Juga: Kepergok Warga, Dua Sejoli Berbaju PNS di Kepri Lagi 'Gituan' Dalam Mobil
Saat warga mendatangi sambil mengarahkan kamera handphone ke arah mereka, keduanya mendadak panik. Mereka berdua terlihat duduk di kursi bagian tengah dengan keadaan setengah telanjang.
Tidak lama setelahnya, pria berbaju PNS tersebut nampak menaikkan celana yang melorot dan langsung menuju ke kabin kemudi.
Sementara, sang perempuan terdiam, sambil mengamati situasi dari dalam mobil. Pria itu kemudian memundurkan mobilnya lalu tancap gas dan kabur bersama perempuan tersebut.
2. Pegawai Honorer
Sekertaris Daerah Kabupaten Bintan Adi Prihantara mengakui ada dua PNSnya yang mesum di Pantai Trikora, Bintan, Selasa (3/11/2020) kemarin. Keduanya disebut sebagai pegawai honorer.
Mereka digerebek warga lagi mesum di antai Trikora, daerah Tanjung Keling, Desa Malang Rapat, Kabupaten Bintan, Kepri. Video penggerebekannya tersebar.
Berita Terkait
-
Kepergok Warga, Dua Sejoli Berbaju PNS di Kepri Lagi 'Gituan' Dalam Mobil
-
Gaji Pegawai Honorer Kabupaten Malang Naik Rata Rp 500 Ribu
-
Viral! Dua Sejoli Berseragam PNS Kepergok Indehoy di Mobil, Ini Faktanya
-
Terungkap, Ini Orang Pertama yang Jadi PNS di Indonesia
-
Dua PNS Bintan Mesum di Pantai Trikora Dipanggil Hari Ini
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi
-
Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme
-
Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan