Suara.com - Lebih dari 12.870 kilometer dari Washington, para perempuan India memberikan dukungan bagi America lady di kampung halaman kakek dari kandidat calon wakil presiden Kamala Harris.
Ketika penduduk setempat mengadakan doa khusus di kuil Thulasendrapuram untuk kemenangan Partai Demokrat dalam pemilihan umum AS pada 3 November, M Umadevi (34) - yang terpilih menjadi anggota dewan desa pada bulan Desember - mengatakan bahwa dia terhubung dengan Harris sebagai sesama politisi wanita.
“Dia adalah putri desa kami,” kata Umadevi, yang memiliki seorang putra berusia lima tahun dan menjahit pakaian untuk menafkahi suaminya, seorang pengemudi.
"Ini pasti sulit dan menantang baginya. Tetapi hal baru memang seperti itu. Saya juga merasa senang dan gugup atas peran baru saya."
Desa yang terletak sekitar 320 kilometer (200 mil) selatan kota Chennai di negara bagian Tamil Nadu itu adalah tempat kelahiran kakek dari pihak ibu Harris lebih dari satu abad yang lalu.
Harris lahir di negara bagian California dari seorang ibu berdarah India dan ayah keturunan Jamaika yang keduanya berimigrasi ke Amerika Serikat untuk belajar. Dia mengunjungi Thulasendrapuram ketika dia berusia lima tahun dan berbicara tentang berjalan-jalan di pantai Chennai dengan kakeknya.
Mantan jaksa agung California, Harris adalah wanita kulit hitam pertama dan orang keturunan India pertama yang dinominasikan untuk jabatan nasional oleh sebuah partai besar - dan hanya wanita keempat yang mendapatkan pencalonan presidensial.
Umadevi mengatakan prioritasnya sebagai anggota dewan desa, yang mewakili sekitar 200 keluarga yang sebagian besar merupakan petani, adalah membangun jalan aspal.
"Hal pertama dalam daftar saya adalah memastikan kami memiliki jalan yang benar," katanya kepada Thomson Reuters Foundation dalam wawancara telepon.
Baca Juga: Siapakah Kamala Harris, Calon Wakil Presiden Joe Biden
"Ini dalam kondisi yang sangat buruk dan hampir tidak bisa disebut jalan. Jalan yang baik akan membawa keberuntungan yang lebih baik."
Ambisi
Tidak seperti Harris yang memiliki gelar sarjana hukum, Umadevi putus sekolah saat berusia 15 tahun atas keputusan ibunya.
Sekitar 60 persen anak perempuan di India berpendidikan tetapi beberapa negara bagian mencatat tingkat yang lebih tinggi, lebih dari 90 persen, menurut data sensus terakhir India.
Di distrik Thiruvarur, tempat Thulasendrapuram berada, tingkat literasi mencapai lebih dari 82 persen, dengan pejabat pendidikan distrik menyatakan bahwa semua anak perempuan bersekolah.
Umadevi mengatakan pendidikan adalah kunci jika generasi anak-anak perempuan berikutnya di desa ingin menjadi orang yang berprestasi tinggi seperti Harris, yang senyumannya terpampang di spanduk di Thulasendrapuram, desa yang mengharapkan kesuksesan untuknya dalam pemilu.
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Modal, Ini Bekal Sequis untuk Perempuan Wirausaha
-
Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim
-
Petinggi Iran Bongkar Cara Kotor Amerika Serikat Berunding: Mencekik!
-
Lagi Panas Perang Iran, Donald Trump Dikabarkan Mau Bertemu Kim Jong Un
-
Pentagon Mau Tarik Pasukan AS dari Wilayah Timteng yang Diserang Iran, Nyerah?
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif