Suara.com - Joe Biden diproyeksikan menjadi pemenang pemilu AS. Meski belum final karena masih ada upaya perlawanan Trump sebagai incumbent, kemenangan Biden diyakini banyak pihak memberikan harapan perbaikan dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Amerika Serikat.
Terpilihnya Biden secara otomatis diprediksi juga akan memengaruhi hubungan ekonomi AS dengan Cina yang pada akhirnya akan memberikan dampak posisif terhadap iklim ekonomi global.
Namun demikian, anggota DPR Komisi XI Ecky Awal Mucharam mengingatkan pemerintah agar lebih serius dalam menangani Covid-19 yang menjadi penyebab terjadinya resesi. Ditengah harapan publik AS dan dunia, saat ini kondisi ekonomi Indonesia masih kontraksi akibat dampak Covid-19.
Sebagaimana diketahui Badan Pusat Statistik telah mengumumkan pertumbuhan kuartal III/2020 YoY Indonesia minus 3,49 persen.
Dari gedung Nusantara I DPR, Ecky menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III 2020 negatif – 3,49 persen menjadi bukti bahwa penanganan Covid-19 oleh pemerintah belum serius dan belum efektif.
“Pemerintah juga belum mampu medorong publik untuk patuh pada protokol Covid-19. Di sisi lain, program PEN juga belum menunjukan hasil yang optimal,” kata Ecky.
Ecky juga mengingatkan bahwa jika pemerintah tidak memperbaiki kinerjanya dalam penanganan pandemi Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional maka kuartal IV/2020 juga akan kembali mengalami pertumbuhan negatif. Dan Indonesia bisa kehilangan momentum perbaikan ekonomi di tahun 2021.
Dia juga menegaskan jangan pernah pemerintah berfikiran bahwa solusi pamungkas penanganan Covid-19 adalah hanya vaksinasi massal.
Sampai dengan saat ini belum ada vaksin Covid-19 yang lolos uji dan direkomendasikan WHO. Selain itu, perlu waktu yang lama sampai berbulan-bulan dalam melakukan proses vaksinasinya.
Baca Juga: Pengamat : Sektor Pertanian Bisa Jadi Bantalan Resesi Ekonomi
“Saat ini Kita harus belajar pada tetangga kita Singapura, Malaysia, Korea Selatan dan Jepang yang berhasil menekan laju penyebaran Covid-19,” kata Ecky.
“Kemudian kaitannya dengan ruang fiskal yang terbatas, stimulus harus ditujukan untuk masyarakat yang paling rentan dan untuk sektor bisnis dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berdasarkan kelompok pendapatan dan sektor ekonomi yang paling terdampak,” ujarnya.
“Singkatnya, kondisi ekonomi Indonesia yang memasuki resesi ini adalah akibat ketidakseriusan dan ketidakefektifan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dan jika tidak ada perbaikan, peluang kondisi ekonomi dunia paska Biden terpilih, tak bisa kita optimalkan” kata Ecky.
Tag
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak
-
Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran
-
Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran
-
Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab
-
Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran
-
Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz
-
Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap
-
Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia
-
PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi