Suara.com - Seorang perempuan menuliskan keluhannya ketika naik kereta api ekonomi dan tidak ada penerapan protokol Covid-19 di dalamnya.
Dalam unggahan TikTok-nya @pamelaffe menunjukkan kondisi di dalam kereta yang dipenuhi penumpang.
Perempuan itu mengaku terkejut dengan situasi transportasi umum tersebut karena tak sesuai ekspektasinya.
Di kali pertama menaiki kereta api ekonomi itu, @pamelaffe mulanya mengira akan menikmati perjalanannya dengan nyaman karena ada social distancing.
Tapi begitu ia naik ke kereta, keadaan sebaliknya justru terjadi. Tidak ada penerapan social distancing di sana.
Gerbong dipenuhi dengan penumpang yang duduk berdempetan tanpa sekat. Apalagi di dalam kereta ekonomi ada bangku yang digunakan untuk tiga orang. Membuat suasana jadi semakin sesak.
Selain itu, ia mengatakan bahwa fasilitas kereta juga tidak sesuai dengan protokol kesehatan yang selama ini digaungkan.
"Enggak disediain handsanitizer, dempet-dempetan, enggak ada yang pakai face shield, duduk jejer bertiga sama orang asing, enggak ada sirkulasi udara," keluhnya.
Ia pun membandingkan kondisi transportasi umum itu dengan acara atau tempat-tempat hiburan lain yang sebagian masih dilarang beroperasi karena pandemi.
Baca Juga: Ogah Isolasi saat Pulang, FPI: Jangan Mencap Habib Rizieq Tak Taat Protokol
"Bioskop, karaoke, pesta/event besar yang sudah dilengkapi protokol kesehatan masih dilarang. Kalau transportasi umum enggak ada sama sekali protokol kesehatannya," protes dia.
"Bikin aturan sendiri, dilanggar sendiri," tulisnya lagi.
Unggahan itu lantas menarik perhatian warganet yang turut menyayangkan situasi di dalam kereta api.
"Jangankan itu mbak. Kemarin saya naik eksekutif pun duduk masih sebelahan, miris banget," tulis @Dwiutomo.
"Dulu memang disilang social distancing tapi makin ke sini untuk bangku kurang social distancing kereta ekonomi, kemarin sempat naik," curhat @anitaaoktv.
Namun tak sedikit pula warganet yang membantah soal penerapan protokol kesehatan yang longgar di kereta api ekonomu.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April
-
Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS
-
Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado
-
Kisah Anak-anak Iran di Tengah Perang: Aku Stres Banyak Suara Ledakan, Berlindung Agar Tak Terbunuh
-
Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga
-
Wapres AS Kena Troll Kedubes Iran: Gagal Pimpin Negosiasi dan Disorot Usai Orban Kalah Pemilu
-
Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'
-
Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!
-
Bahlil Ikut Prabowo ke Rusia, Misi Amankan Pasokan Minyak RI di Tengah Gejolak Global
-
Tegas! PM Kanada Putus Ketergantungan kepada AS, Mark Carney: Kami Akan Berdikari