Suara.com - Ustaz Abdul Somad alias UAS menjadi pengisi tausiah dalam sebuah majelis di Pondok Pesantren Agrokultural Megamendung, Kabupaten Bogor belum lama ini.
Dalam kesempatan itu, UAS mengajak kepada para hadirin agar senantiasa mencintai Nabi Muhammad saw dan keturunannya.
Momen UAS mengisi pengajian itu direkam oleh salah seorang pegiat organisasi massa Front Pembela Islam (FPI).
Dikutip dari hops.id -- jaringan Suara.com, UAS berlinang air mata saat menyinggung adab mencintai dzuriyah (keturunan) Nabi Muhammad saw.
Kata UAS kepada jemaah, jika kalian belum sanggup berbuat baik dan beramal saleh, paling tidak jangan sampai menyakiti hati para keturunan Nabi Muhammad.
Apalagi sampai memfitnahnya dengan kata-kata yang tidak pantas.
"Wahai para pelaku pendosa, wahai para pezinah yang belum bertobat, kalau kalian belum sanggup untuk berbuat baik, kalau kalian belum mampu untuk beramal saleh, paling tidak jangan kau sakiti Dzuriyah Rasulullah, jangan keluarkan kata-kata fitnah,” ujar Abdul Somad.
Sambil memegang mikrofonnya setelah mengucapkan kata-kata itu, tiba-tiba nada berbicara UAS berubah, lalu ia menangis mengeluarkan air mata.
Seusai momen tersebut, UAS pun berusaha menyeka air matanya yang jatuh membasahi wajahnya.
Baca Juga: Maulid Nabi di Tebet Dihadiri Habib Rizieq Langgar Protokol Kesehatan
Tidak jauh dari UAS berdiri saat menyampaikan ceramahnya, terlihat sosok pentolan FPI, Habib Rizieq sedang duduk dan mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan UAS.
Menurut keterangan tertulis pihak FPI, Ustaz Abdul Somad memang menangis kala mengisi tausiah di Ponpes Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, Megamendung, Kabupaten Bogor pada Jumat (13/11/2020).
"Sambil menangis, Ustadz Abdul Somad mengatakan ‘Wahai Para Pendosa, jika engkau belum mampu bertaubat dan beramal Sholeh, paling tidak jangan kau sakiti dan memfitnah Dzurriyat Rasulullah SAW’,” jelas pihak FPI dalam keterangan tertulisnya.
Dalam majelis tersebut, arus lalu lintas menuju ke arah Puncak Bogor sempat tersendat bahkan mengalami macet total.
Berita Terkait
-
Maulid Nabi di Tebet Dihadiri Habib Rizieq Langgar Protokol Kesehatan
-
Diundang, Habib Rizieq Minta Anies Jadi Saksi Pernikahan Najwa Shihab?
-
Habib Rizieq Pulang, Masalah UU Ciptaker Beralih ke Isu Islam Vs Negara
-
FPI Anggap Pernyataan Nikita Mirzani Sampah
-
FPI Tak Mau Polisikan Nikita Mirzani: Sampah Tidak Perlu Ditanggapi
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar