Suara.com - Kepolisian mengaku tidak menerima laporan pemberitahuan akan adanya aksi Laskar Nikita Mirzani pada Sabtu malam (15/11/2020) di Bunderan HI, Jakarta.
“Enggak ada tuh, enggak ada,” kata Kapolsek Metro Menteng, AKBP Guntur Muhammad saat ditanya soal izin aksi tersebut.
Sebelumnya diwartakan bahwa belasan orang yang menamakan diri Laskar Nikita Mirzani menggelar aksi di Bunderan HI.
Dalam aksi bertajuk Sejuta Kasih Untuk Nikita Mirzani, mereka menyalakan lilin sebagai bentuk dukungan terhadap sang artis yang dirisak karena dituding menghina Habib Rizieq Shihab, Imam Besar Front Pembela Islam.
Aksi itu dibubarkan oleh polisi pamong praja Jakarta karena dinilai melanggar aturan di tengah penerapan PSBB untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.
Tetapi upaya polisi pamong praja tersebut disambut protes para anggota Laskar Nikita Mirzani. Mereka merasa diperlakukan tidak adil oleh pemerintah karena di saat yang sama Rizieq sedang melangsungkan acara pernikahan anaknya yang dihadiri ribuan orang di Petamburan- tak jauh dari Bunderan HI.
Wawan Suwandi, perwakilan Laskar Nikita Mirzani, menjelaskan, aksi tersebut mereka gelar secara sengaja atas dasar simpatik kepada Nikita seorang perempuan yang dianggap mereka telah mendapat kekerasan.
"Melihat apa yang dilakukan seorang perempuan, berani seperti itu mengundang simpatik yang besar. Kemudian dibalas dengan kekerasan itu, mengundang aksi simpatik lagi. Kita juga mendukung, stop kekerasan terhadap wanita," kata Wawan.
Aksi Laskar Nikita Mirzani sendiri tak berlangsung lama dan bubar setelah dilakukan doa bersama.
Baca Juga: Kerumunan di Pernikahan Putri Rizieq Shihab, Warganet: #indonesiaterserah
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Gelaran Reuni Akbar 212 di Monas
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital