Suara.com - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat bertambah sebanyak 173 orang, kini total ada 2.564 orang pada Selasa (17/11/2020).
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan atau Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian memaparkan jumlah pasien positif covid-19 tanpa gejala yang berada di tower 4 dan 5 bertambah 86 orang.
"Pasien di Tower 4 dan 5 berjumlah 897 orang terdiri dari 462 Pria, 435 Wanita. Semula 811 orang, bertambah 86 orang," kata Aris dalam keterangannya, Selasa (17/11/2020).
Sementara pasien dengan gejala ringan dan sedang yang dirawat di tower 6 dan 7 bertambah sebanyak 87 orang.
"Pasien terkonfirmasi positif di tower 6 dan 7 sebanyak 1.667 orang (822 pria, 845 wanita), semula 1.580 orang, bertambah 87 orang," ujarnya.
Sejak beroperasi 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien Covid-19 hingga jumlahnya mencapai 39.465 orang.
Aris mengatakan sebanyak 37.677 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 37.222 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 449 orang, dan meninggal delapan orang.
RSKI Pulau Galang
Aris juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi atau RSKI Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat inap sebanyak 315 orang.
Baca Juga: Bukan di China, Negara Ini Lebih Dulu Terjangkit Virus Corona?
"Pasien yang terkonfirmasi positif di RSKI Pulau Galang berkurang 15 orang dari hari sebelumnya 330 menjadi total 315 orang," ucap Aris.
Sejak beroperasi 12 April, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 4.906 orang, 4.591 orang di antaranya telah pulang karena sembuh (2.347 orang), dirujuk ke RS lain (19 orang), pasien suspek yang selesai perawatan (2.225 orang), dan yang meninggal dunia nihil.
Berita Terkait
-
Bukan di China, Negara Ini Lebih Dulu Terjangkit Virus Corona?
-
Penelitian Ini Ungkap Awal Mula Covid-19 dari Italia Bukan di China?
-
Pandemi Covid-19: Pemerintah Harus Melarang Habib Rizieq Kumpulkan Massa
-
CDC Akan Gelar Rapat Putuskan Siapa yang Pertama Dapat Vaksin Covid-19
-
Efek Samping Vaksin Pfizer, Relawan Ini Rasakan Gejala Sampai 5 Jam!
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus
-
Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum
-
Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah
-
Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar
-
Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
-
Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun
-
Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?
-
Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok