Suara.com - Nikita Mirzani blak-blakan membongkar strategi dalam menumpas pihak yang mengusik dirinya.
Strategi 'perang' tersebut diungkapkan Nikita Mirzani saat ngobrol bareng Gofar Hilman di program Ngobrak yang tayang di Youtube 20 Agustus 2020 silam.
Dalam video Ngobrak berjudul "Kedatengan Princess Warrior Nikita Mirzani" di channel Youtube Gofar Hilman ini, Nikita Mirzani membahas banyak hal, termasuk sempat membongkar caranya melawan rival-rivalnya yang berasal dari berbagai latar belakang.
Saat itu, Nikita Mirzani sedang berseteru dengan salah satu figur publik. Perempuan yang akrab disapa Niki ini pun mengungkap step by step menerkam 'mangsanya'.
"Oke nih, jadi loe nantang gua, ya udah akhirnya gue cari semua kesalahannya, gua rentetin, gua kasih ke lawyer gua, gua kan pinter juga," kata Nikita Mirzani.
- Tak ingin terlihat superior
Niki pun mengaku tak ingin terlihat superior, padahal dialah yang selalu memegang kendali permainan.
"Gua tuh gini lho, gua tuh meng-create diri gua seolah-olah idiot banget di depan masyarakat, tapi loe lihat di belakangnya tuh gua selalu yang mendikte semuanya gitu loh," ujar Nikita Mirzani.
"Elu yang creator dari semua ini?" tanya Gofar Hilman penasaran.
"Semuanya tuh gue," jawab Niki singkat.
Baca Juga: Nikita Mirzani Najis Minta Maaf ke Habib Rizieq, Masih Dituduh Menghina
- Mengikuti permainan lawan
Ketika ditanya Gofar kenapa Nikita memilih langkah tersebut, artis yang juga pebisnis sukses ini pun mengaku lebih suka dianggap bodoh.
"Ya gue lebih suka aja dipikir orang-orang gua bodoh," kata Nikita.
Kemudian ia mencontohkan salah satu kasusnya.
"Orang-orang pada nyalahin gua semua, tapi ketika di pengadilan kebuka semua kan yang salah siapa. Gua tuh selalu gitu, pak" ujar Nikita berapi-api.
"Itu strategi?" tanya Gofar yang kembali memancing Nikita untuk mengungkapkan strategi Niki lebih lanjut.
"Itu strategi, jadi gini, gua tuh selalu mengikuti permainan-permainan orang-orang yang mau berseteru dengan gue, tapi ketika lawan gue sudah mau finish, itu pasti akan gue kebut, gitu gue orangnya," ungkap Nikita Mirzani.
Berita Terkait
-
Omnichannel Jadi Solusi Menjawab Perubahan Perilaku Konsumen
-
Iran Lantunkan Surah Al Imran Ayat 13 saat Delegasi Arab Saudi Melayat Ali Khamenei
-
Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?
-
Perdamaian di Ujung Harapan: Mengapa Konflik Tak Pernah Benar-Benar Usai?
-
AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami