Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD DKI Jakarta akan tetap membahas anggaran ibu kota di kawasan Puncak, Bogor. Kekhawatiran akan penularan Covid-19 dianggap menjadi alasannya.
DPRD dan Pemprov DKI Jakarta telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021. Selanjutnya kedua pihak itu akan membahas rincian anggaran tersebut.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Misan Samsuri mengatakan, pembahasan akan tetap dilakukan di Grand Cempaka Resort Puncak, Bogor. Agenda pertama pembahasan bersama fraksi dan komisi dengan Dinas terkait dimulai Senin, 30 November mendatang.
Pihaknya menargetkan pada 7 Desember 2020, rapat paripurna pengesahan rancangan APBD sebagai peraturan daerah (Perda) sudah bisa dilaksanakan.
"Pembahasan kita mulai hari Senin, dan 7 Desember kita paripurna. Insya Allah kalau sudah selesai, kita cepat sahkan," ujar Misan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (27/11/2020).
Menurut Misan, pembahasan masih harus dilakukan di luar gedung DPRD DKI karena masalah sirkulasi udara. Ruangan di hotel tersebut dianggapnya lebih luas dan terbuka.
"Pembahasan tetap kita lakukan di luar, kenapa? Karena di sana ruangannya terbuka," jelasnya.
Ia menyebut, anggota dewan tak ingin malah tertular Covid-19 karena membahas anggaran. Politisi Demokrat ini ingin bekerja, dan pilihan itu diambil demi menjaga kesehatan wakil rakyat ibu kota ini.
"Di kantor DPRD, sirkulasi udaranya kurang bagus dan ini saya pikir juga tidak baik untuk mencegah penularan Covid-19. Ya kita perlu hindari. Kita ingin bekerja dan juga sehat," pungkasnya.
Baca Juga: Temui Ketua DPRD DKI, Kapolda Metro Minta Bantuan Biaya untuk Programnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main
-
Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita
-
Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet
-
Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin
-
Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025
-
Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas
-
8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan
-
Terkuak! Sebelum Tewas Dihantam Selebgram Woodyrman, WN Brunei Sempat Kirim VN Tantangan Berkelahi