Suara.com - Lembaga Kemanusiaan MER-C mengklaim tidak tahu menahu soal foto hasil tes swab Habib Rizieq Shihab yang beredar di internet. Ketua Presidium MER-C, dr Sarbini Abdul Murad mengatakan, pihaknya tidak pernah menyebarkan foto tersebut di internet.
"MER-C tidak pernah mengeluarkan surat itu, prinsipnya MER-C sudah menyerahkan ke yang bersangkutan (Habib Rizieq). Kemudian beliau atau keluarganya yang berhak menyampaikan itu, MER-C tidak mau ikut campur masalah itu," kata Sarbini saat dihubungi Suara.com, Rabu (2/12/2020).
Di sisi lain, Sarbini juga tidak mengungkapkan surat tersebut benar atau salah. Sebab hasil lab menurutnya adalah rahasia pasien yang harus dijaga.
"Saya tidak berkomentar (surat itu) salah, saya tidak mengomentari surat itu, tugas MER-C adalah menyampaikan hasil lab kepada yang bersangkutan, itu sudah jadi domain pribadi pasien," ucapnya.
Sebelumnya, foto hasil tes swab Habib Rizieq Shihab yang dikeluarkan lembaga medis MER-C beredar di internet, dalam foto itu disebut bahwa pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu terkonfirmasi positif Covid-19.
Tertulis dalam foto tersebut nama Muhammad R Shihab, lahir pada 24 Agustus 1965, sama dengan tahun kelahiran Habib Rizieq.
Sementara tes swab digelar pada 27 November 2020 dan hasilnya keluar pada 28 November 2020.
"Jenis pemeriksaan: SARS-Cov-2 Nucleic Acid Test (RT-PCR), Hasil: Positif," tulis surat tersebut.
Ketua DPP FPI Slamet Ma'arif juga mengklaim foto hasil swab test Covid-19 itu tidak benar.
Baca Juga: Tak Cuma Petamburan, Kerumunan Habib Rizieq di Bandara Juga Diusut Polisi
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Positif Corona, Ini Bukti Hasil Tes Swab COVID-19 yang Beredar
-
Tak Cuma Petamburan, Kerumunan Habib Rizieq di Bandara Juga Diusut Polisi
-
Giliran Pemilik hingga Sopir Tenda Acara Habib Rizieq Dipanggil Polisi
-
Edy Mulyadi Sebut Ada Operasi Intelijen untuk Mengcovidkan Rizieq Shihab
-
Benarkah Habib Rizieq Positif Corona Hasil Operasi Intelijen
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM