Suara.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK, Takdir Suhan menyinggung soal iPod yang menjadi suvenir dalam pernikahan putri eks Sektetaris Mahkamah Agung Nurhadi, Rizky Aulia dengan Rezky Herbiyono dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2020).
Pertanyaan soal iPod itu diajukan jaksa kepada saksi Supriyono Waskito Adi, yang merupakan karyawan Rezky Herbiyono menantu Nurhadi.
Awalnya jaksa bertanya tentang kehidupan Rezky, sebelum membahas soal iPod, yang menjadi suvenir dalam pesta pernikahan yang digelar pada 2014 silam. Harga pemutar musik Apple tersebut enam tahun silam sekitar Rp 700.000.
Supriyono diminta jaksa menjelaskan soal asal-muasal iPod dalam pesta pernikahan putri Nurhadi dan Rezky Herbiyono itu. Dalam sidang ia mengaku membeli gawai itu dari seseorang bernama Effendi.
"Ipod Apple, saya yang bawa. Belinya ke Pak Efendi," jawab Supriyono.
Jaksa Takdir pun kembali mencecar Supriyono apakah mengetahui terkait harga pembelian ipod itu. Namun, Supriyono mengaku lupa.
"Nilai iPod berapa?" tanya Jaksa
"Lupa," jawab Supriyono.
Jaksa Takdir pun sempat mengingatkan dengan membaca Berita Acara Milik (BAP) milik Supriyono, bahwa ipod dibeli seharga Rp 250 juta.
Baca Juga: Menantu Nurhadi Eks Sekretaris MA Pakai Rekening Bawahan Tampung Uang
"Ya Rp 250 juta," jawab Supriyono
Pernikahan putri Nurhadi, Rizky Aulia dengan Rezky Herbiyono di Hotel Mulia pada Maret 2014 lalu menjadi sorotan. Alasannya karena para tamu undangan diberi suvenir berupa iPod 2GB, gawai yang tergolong mewah ketika itu.
Nurhadi dan menantunya Rezky didakwa dalam kasus suap serta gratifikasi sejumlah perkara di Mahkamah Agung (MA) selama periode 2011-2016.
Keduanya, didakwa menerima suap sebesar Rp 45,7 miliar dari Dirut PT MIT, Hiendra Soenjoto. Uang suap diterima Nurhadi itu untuk membantu perusahaan Hiendra melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (PT KBN).
Selain suap, Nurhadi juga didakwa menerima uang gratifikasi mencapai Rp 37.287.000.000.00. Uang gratifikasi itu, diterima Nurhadi melalui menantunya Rezky dari sejumlah pihak.
Berita Terkait
-
Lebaran di KPK, Sudewo Beri Pesan Idulfitri Kepada Warga Pati
-
67 Tahanan Rayakan Idulfitri di Rutan, KPK Sediakan Layanan Khusus
-
Momen Lebaran di Rutan, KPK Izinkan 81 Tahanan Korupsi Bertemu Keluarga pada Idul Fitri 2026
-
KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah
-
KPK Didesak Periksa PT Agrinas Terkait Kebijakan Impor 105 Ribu Unit Pick-up
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel
-
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran
-
Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan
-
Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang
-
Istana Negara Dibuka untuk Umum, Warga Mulai Berbondong-bondong Hadiri Open House Lebaran
-
Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS
-
Prabowo Salat Id di Aceh, Ahmad Muzani: Bentuk Solidaritas bagi Sumatra
-
Lebaran di KPK, Sudewo Beri Pesan Idulfitri Kepada Warga Pati