Suara.com - Pengacara Ustaz Maaher At Thuwailibi, Djudju Djumantara, membenarkan kliennya diringkus aparat Bareskrim Polri pada Subuh tadi, Kamis (03/12/2020).
Ustaz Maaher, kata Djudju, dibekuk polisi setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyebaran ujaran kebencian bernuansa SARA.
"Iya, jam 04.00 WIB, dijemput di rumah oleh tim Bareskrim Polri," kata Djudju.
Djudju menuturkan, polisi menangkap Ustaz Maaher berdasarkan surat penangkapan SP.Kap/184/XII/2020/Dittipidsiber.
Ustaz Maaher, lanjut Djudju, ditangkap untuk diperiksa sebagai pemilik akun Twitter Ust.Maaher At-Thuwailibi Official.
Berdasarkan surat tersebut, Ustaz Maaher dijemput karena dituduh menyebar informasi bernuansa kebencian SARA sehingga disangkakan melanggar Pasal 45a ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.
Sebagai pelapor, disebutkan adalah Waluyo Wasis Nugroho. Pelaporan itu tertanggal 27 November 2020.
"Masih diperiksa," kata Djudju.
Ramalan Nikita Mirzani
Baca Juga: Sempat Ribut, Nikita Mirzani Girang Ustaz Maaher Ditangkap Polisi
Kejadian ini mengingatkan publik dengan nama artis Nikita Mirzani yang disebut-sebut telah meramalkan penangkapan Ustaz Maaher At-Thuwailibi.
Berdasarkan pantauan Suara.com pada Jumat (27/11/2020), bintang film Comic 8 ini meramal akan ada ustaz homo yang akan segera ditangkap polisi.
Nikita bahkan meyakinkan kabar tersebut bakal disiarkan televisi sehingga pernyataannya menarik perhatian masyarakat.
"Attention, ada yang mau ditangkap wow. Siapa ya kira-kira? Ntar juga pada tahu, kan disiarin di televisi," tulis Nikita Mirzani di Insta Story miliknya, Jumat (27/11/2020).
Lewat unggahan lain, Nikita Mirzani membagikan informasi soal sosok ustaz yang bakal dilaporkannya.
"Si ustaz kaleng-kaleng suneo it**-it**an bang*** udah siap gue laporin ya," tutur ibu tiga anak ini.
Berita Terkait
-
Hina Habib Luthfi, Ustaz Maaher Ditangkap Polisi di Depan Sang Istri
-
Sempat Ribut, Nikita Mirzani Girang Ustaz Maaher Ditangkap Polisi
-
Ustaz Maaher Ditangkap Polisi, Nikita Mirzani: Bravo Polisi Indonesia
-
Ustaz Maaher Ditangkap, Nikita Mirzani: Pak Kalau Kurang Pasalnya...
-
Dibekuk Polisi, Kronologi Maaher Sebut Habib Luthfi 'Cantik Pakai Jilbab'
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
Terkini
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS
-
ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!