Suara.com - Meskipun masih di bawah umur, seorang anak tetap diwajibkan untuk memiliki paspor sebagai syarat bepergian ke negara lain. Maka dari itu simak cara membuat paspor anak berikut ini.
Sebagaimana yang telah diketahui, paspor merupakan pengganti identitas diri ketika bepergian ke luar negeri. Tidak hanya untuk berlibur, namun paspor untuk anak juga dibutuhkan jika anak akan bepergian ke luar negeri baik bertujuan untuk sekolah dengan atau tanpa pendamping ke luar negeri.
Membuat Paspor Anak sedikit berbeda dengan syarat, aturan dan prosedur saat membuat paspor biasa. Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan seputar cara membuat paspor anak.
Dokumen Persyaratan Membuat Paspor Anak
- Akta kelahiran anak atau surat baptis (asli dan fotokopi).
- KTP kedua orang tua (asli dan fotokopi).
- Kartu Keluarga (KK) yang memuat nama anak (asli dan fotokopi).
- Akta perkawinan/buku nikah kedua orang tua.
- Paspor milik kedua orang tua.
- Materai Rp 6000,- untuk surat pernyataan orang tua.
- Surat pernyataan yang ditandatangani oleh kedua orang tua
- Akta perceraian dan surat penetapan hak asuh dari pengadilan (jika orang tua telah bercerai).
- Paspor lama (jika sebelumnya sudah pernah memiliki paspor dan ingin melakukan penggantian paspor baru).
- Surat penetapan ganti nama (jika telah berganti nama).
- Surat keterangan dari kepolisian (untuk melakukan paspor penggantian karena hilang atau rusak).
- Bukti pembayaran permohonan paspor secara online, jika melakukan pendaftaran online.
Cara Membuat Paspor Anak
- Mendaftar antrian secara online melalui aplikasi Antrian Paspor Online atau buka website Imigrasi.go.id, lalu buat akun baru atau login dengan akun Google.
- Setelah berhasil login ke akun yang ada, orang tua membantu mengisikan data untuk pembuatan antrian paspor anak. Setelah mengisi data, pilih Kantor Imigrasi terdekat, dan isi juga jumlah pemohon, tanggal, serta waktu kedatangan.
- Setelah proses selesai, Anda akan mendapatkan kode booking beserta informasi antrian digital.
- Datanglah ke Kantor Imigrasi sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Orang tua wajib mendampingi anak ketika menyerahkan dokumen persyaratan, wawancara, hingga foto di Kantor Imigrasi. Jika orang tua berhalangan hadir, maka anak bisa didampingi oleh orang yang dikuasakan atau yang bertanggung jawab mendampingi anak bepergian nanti.
- Seluruh dokumen persyaratan harus berupa fotokopi di kertas A4, termasuk KTP. Dan tetap membawa dokumen asli untuk pengecekan ulang.
- Bagi yang menginginkan paspor elektronik, akan ada pengambilan data biometrik oleh petugas Imigrasi.
- Membawa bukti pembayaran dan lembar pengambilan paspor anak ketika akan mengambil paspor anak yang sudah jadi sesuai dengan tanggal yang diberikan.
- Ambil paspor anak di Kantor Imigrasi dengan melampirkan bukti pembayaran dan KTP orang tua.
Itulah beberapa persyaratan dokumen yang harus dipenuhi untuk membuat paspor anak. Cara membuat paspor anak di atas cukup mudah dipahami, bukan?
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association