Suara.com - Sejumlah pemimpin Eropa yang pernah bertemu dengan Emmanuel Macron dikabarkan panik dan langsung melakukan karantina mandiri.
Menyadur CNN Jumat (18/12) Presiden Prancis Emmanuel Macron positif Covid-19 setelah merasakan gejala umum seperti demam, kelelahan dan batuk.
Padahal beberapa hari terakhir Mcaron memiliki jadwal yang padat dan bertemu dengan beberapa petinggi Eropa.
Beberapa yang melakukan karantina mandiri adalah Perdana Menteri Portugis Antonio Costa, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, Presiden Dewan Eropa Charles Michel dan Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurria.
Gelombang kepanikan juga terjadi di dalam negeri. Perdana Menteri Prancis, Jean Castex langsung menjalani karantina, meskipun hasilnya negatif pada Kamis pagi.
Presiden Majelis Nasional Prancis, Richard Ferrand melakukan hal yang sama selama tujuh hari.
Juru bicara Élysée mengatakan pemimpin berusia 42 tahun itu akan mengisolasi diri selama seminggu di kediaman presiden La Lanterne, Versailles.
Sementara itu, Ibu Negara Prancis Brigitte Macron tetap berada di Istana Élysée di Paris dan telah menjalani karantina secara protektif.
Juru bicara mengatakan ibu negara berusia 67 tahun itu tidak menunjukkan gejala virus corona.
Baca Juga: Mike Pompeo Dikarantina Setelah Kontak dengan Orang Positif Covid-19
"(Macron) diisolasi dan dapat terus bekerja," kata juru bicara. Ia meneruskan bahwa presiden mendapat pesan dukungan dari para pemimpin di seluruh dunia pada hari Kamis.
Macron menerima panggilan telepon dari Presiden AS Donald Trump, yang terkena virus corona awal tahun ini, pada jam 9 malam waktu setempat.
Beberapa jadwal perjalanan Emmanuel Macron sudah dibatalkan, termasuk rencana kunjungan ke Lebanon minggu depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora
-
Tokoh Lintas Generasi Temui JK, Sudirman Said: Kita Harus Perkuat Kepemimpinan Intrinsik